5 WNA Cina Ilegal Diamankan Di Cianjur, Netizen: Perbanyak Operasi Gabungan Seperti Ini

cianjur

(Sumber foto: republika.co.id/postmetro.id)

Sebanyak lima orang warga negara asing (WNA) asal Cina diamankan petugas gabungan dari tim pengawasan orang asing (Timpora) Kabupaten Cianjur, Selasa (28/11). Kelima orang ini diduga menggunakan visa kunjungan untuk bekerja di sebuah perusahaan tambang di Kabupaten Cianjur.

Timpora yang diketuai Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi ini terdiri atas unsur Kodim 0608/Cianjur, Polres Cianjur, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kejaksaan Negeri Cianjur, Binda Cianjur, dan Kesbangpol Cianjur. “Kami melakukan operasi gabungan di Cianjur yang terbagi dalam dua tim,” terang Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Hasrullah kepada wartawan setelah operasi gabungan.

Hasilnya, ungkap Hasrullah, tim berhasil mengamankan lima WNA Cina yang berada di PT Setjava Globalindo di Kecamatan Cikalong. Para WNA ini diduga menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian. Di mana, dari tiga WNA yang mempunyai paspor tersebut diketahui hanya bermodalkan visa kunjungan. Sementara dua WNA lainnya tidak mampu menunjukkan paspor.

Hasrullah mengungkapkan, pada saat akan diamankan, kelima WNA ini sempat melarikan diri ke areal persawahan. Namun petugas gabungan dengan dibantu warga berhasil mengamankan kelimanya.

Informasi yang diperoleh tim gabungan, ke lima orang WNA ini sudah tiga hari berada di Cianjur. Mereka informasinya masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kini ke lima WNA asal Cina ini akan dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini untuk menentukan langkah yang akan diambil berikutnya seperti upaya deportasi. Tindakan ini lanjut dia masih harus didalami dari hasil pemeriksaan.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim), Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Zulmanur Arif menambahkan, pada operasi gabungan kali ini, tim dibagi dalam dua kelompok untuk memeriksa kelengkapan dokumen keimigrasian sejumlah WNA di perusahaan di Cianjur.

Ada enam perusahaan yang didatangi seperti PT Pou Yuen Indonesia, PT Fasic, PT Aurora, dan PT Setjava Globalindo, cetus dia. Dari enam perusahaan ini ujar Arif, petugas menemukan lima WNA di PT Setjava yang diduga menyalahgunakan izin tinggal. Kini ke lima WNA akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Sukabumi.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media social. Seorang netizen berharap operasi gabungan seperti ini diperbanyak. “Harus ada lebih banyak lagi operasi gabungan seperti ini. Semoga instansi2 terkait di daerah lain bisa mencontoh sukabumi, berani bertindak”. tulis netizen bernama Muhammad Hadi.

Selanjutnya netizen bernama Mufty meminta agar pekerja Cina di daerah lainnya juga diperiksa, “D daerah morowali, palopo, kendari profinsi sulawesi pekerja seperti ini bs banyak d jumpai tp sperti ada pembiaran,kl g percaya cek saja..”. Komentar netizen ini ditanggapi netizen lain, “Iya betul. Aku aja yg ngeliat sekali geregetan banget. Itu WNA tiongkok bukan mau wisata, jelas2 mau kerja disini. Gaada yg menindak mereka. Kata teman-teman dari sana setiap hari banjir WNA Tiongkok di bandara Kendari”, tulis akun Umi Latifah dengan nada kesal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend