Buni Yani Jadi Tersangka, Netizen Ramai Layangkan Protes

transkrip

Foto: Istimewa

Akhirnya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya resmi menetapkan pengunggah video pernyataan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait Surat Al Maidah ayat 51, Buni Yani, sebagai tersangka.

Buni Yani menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada hari ini sejak 10.30 WIB hingga 19.30 WIB. Lewat pemeriksaan saksi ini, polisi menyimpulkan Buni Yani diduga melakukan mencemaran nama baik dan penghasutan yang terkait isu suku, agama, ras, dan antargolongan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono di Kantor Polda Metro Jaya, Jakarta (23/11) menyebutkan “Berdasarkan hasil pemeriksaan konstruksi hukum dan pengumpulan alat bukti dari penyidik. Dengan bukti permulaan cukup, yang bersangkutan, BY kami naikkan status jadi tersangka.”

Buni melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dengan sengaja atau tanpa hak menyebarkan informasi menyesatkan.

Penetapan Buni Yani sebagai tersangka mengundang reaksi beragam dari netizen Indonesia pada linimasa twitter. Hingga jelang tengah malam, kata kunci “Buni Yani” bertengger sebagai puncak trending topic Indonesia. Sebagian besar netizen menyatakan kekesalannya atas penetapan status tersangka ini, meskipun ada juga netizen yang mendukung langkah kepolisian.

Selain sikap protes, ada juga netizen yang menyatakan dukungannya terhadap Buni Yani. Netizen bahkan menyebutnya sebagai seorang pemberani.

Dikutip dari Okezone, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin keberatan dengan penatapan Buni Yani sebagai tersangka ‎oleh Polda Metro Jaya karena menyebar kebecian lewat komentarnya terkait video Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu.

Menurut Din, yang jadi‎ permasalahan bukan unggahan Buni Yani. “Kan sudah diputar versi aslinya. Janganlah dijadikan tersangka, itu video tidak diubah,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*