Dampak Gaj Ahmada, Netizen Ingin Nama UGM Diganti

Foto: Istimewa

Dampak penelitian tentang kesultanan Majapahit dan nama asli Mahapatih Gajah Mada terus menjadi buah bibir netizen. Selain berisikan penolakan, netizen terlihat ramai menyindir hasil penelitian yang menyebutkan nama asli Patih Gajah Mada.

Penggantian nama Universitas Gajah Mada (UGM) menjadi Universitas Gaj Ahmada (UGA) bahkan menjadi kelakar netizen. “UGA KW Super nya UGM 😄😄😄” kicau akun @sarimavii276 disertai dengan senyum lebar.

Netizen juga ramai mengganti istilah lainnya yang berhubungan dengan Gajah Mada. Salah satu yang menjadi bahan canda netizen adalah salah satu produk bakmi terkenal, bakmi Gajah Mada.

“Tiba2 pingin pangsit goreng Bakmi Gaj Ahmada 🤤” kicau akun @cataya menanggapi hasil penelitian tentang kesultanan Majapahit.

Dikutip dari detikcom, Novelis sastra Langit Kresna Hariadi menyatakan sebutan Gaj Ahmada dan agama Islam yang disebut sebagai nama asli dan agama dari Mahapatih Majapahit Gajah Mada adalah sesuatu yang dipaksakan. Dia menyebut itu hanya otak-otik orang saja.

“Tidak ada yang disebut, tidak ada Gajah Mada ditulis dengan Gaj Ahmada, itu tidak benar. Siapapun boleh menafsirkan agamanya Islam, jadi gini kalau dihitung prosentase ya kalau tahun 1000-an lebih sedikit pernah ditemukan nisan kuburan muslim di Gresik itu usianya sama seperti usia Kediri,” ujar Langit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend