Di Twitter Gelar Perkara Kasus Ahok Hari Ini Ramai Dihujani Komentar Netizen

Gelar Perkara kasus

(Sumber foto: Tribunnews.com7/Merdeka.com)

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri membuka acara gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sekitar pukul 09.10 WIB hari ini, Selasa (15/11). Proses gelar perkara dipimpin langsung Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ari Dono Sukmanto.

Ari Dono didampingi oleh Staf Ahli Kapolri bidang Manajemen Irjen Arief Sulistyanto dan Gubernur Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK PTIK), Irjen Sigid Tri Harjanto. Sedang gelar perkara berlangsung tertutup.  Peserta gelar perkara diperkirakan mencapai lebih dari 50 orang.

Mereka terdiri dari tim penyelidik, ahli yang dihadirkan pelapor maupun terlapor, serta pimpinan gelar perkara dari Bareskrim Polri. Nantinya para pelapor akan menjelaskan poin gugatan mereka. Kemudian, para ahli yang hadir akan memberikan tanggapannya.

Poin-poin yang dibahas dalam gelar perkara akan dicatat dan dijadikan pertimbangan penyelidik untuk menyimpulkan, yang menurut rencana, keputusan hasil gelar perkara diumumkan pada Rabu (16/11/2016) atau Kamis (17/11/2016).

Sementara itu, meski gelar perkara yang melibatkan Mantan Bupati Belitung Timur itu tengah berlangsung. Ahok sendiri tidak hadir karena disibukkan dengan rencana sosialisasi atau kampanye pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta 2017.

Ahok hanya diwakili kuasa hukumnya yang juga membawa sembilan orang saksi untuk menghadapi gelar perkara tersebut, yang terdiri dari tiga orang saksi fakta, dua orang saksi ahli agama, dua saksi ahli bahasa, dan dua saksi ahli pidana.

Kegiatan gelar perkara tersebut rupanya  terus menyedot perhatian para netizen, khususnya pada linimasa Twitter. Tak tanggung-tanggug, mereka pun beramai-ramai memberikan komentarnya lewat 3 tagar #BasukiGameOver, dan tagar #PolriHarusNetral, serta Gelar Perkara Ahok, hingga naik menjadi trending topic.

Pantauan redaksi eveline pada media sosial twitter, mendapati  netizen ramai kicaukan #BasukiGameOver, #PolriHarusNetral, serta Gelar Perkara Ahok. Salah satunya datang dari pemilik akun twitter @moulana90juve, bertanya-tanya mengenai hasil gelar perkara kasus ini, “kita lihat hasil blusukan #BasukiBerulahJokowiKenaGetah ke Ulama di Gelar Perkara Ahok. Apakah #basukigameover atau malah #basukistartgame”.

Senada dengan itu, MS Kaban melalui akun twitternya berkicau, “Arah gelar perkara Ahok diselenggarakan POLRI penentu masa depan KAPOLRI dan Pres.Jokowi,mari kita ikuti proses taqdir Allah,believe or not”, nampak mengajak netizen lain untuk menyimak gelar perkara tersebut.

Selanjutnya dua netizen terlihat tengah mengambil hikmah dan pelajaran dari kasus penistaan agama oleh Ahok ini. “Hncurnya seorng basuki adlh simbol bhw sgla hal yg mnjurus pd keangkuhan, kbrukan,kedzaliman tsbt akn terbongkar dan binasa. #BasukiGameOver”, dikicaukan akun  @TimurAnanto.  Begitu pula dengan netizen dengan akun @kopi_jetak_, “Banyak orang berfikir sulit utk melawan ahok. Tp, Tuhan punya rencana terbaik. Ucapannya sendiri yg menjatuhkannya #BasukiGameOver “.

Sementara itu, sebagian netizen meminta pihak Polri untuk bersikap netral. “#PolriHarusNetral dalam Gelar Perkara Ahok. Jika tidak, gelar pasukan untuk aksi bela Islam jilid III menuju Jakarta #BasukiGameOver”, dikicaukan akun @sorbanputih. Sedang seorang netizen lain berharap Polri bersikap adil dalam menyelesaikan kasus ini, “Tunjukan pada dunia bahwa POLRI masih bisa dipercaya dan adil dalam menyikapi permasalahan yang ada #PolriHarusNetral”, tulis akun netizen @tipon_popon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend