Edy Rahmayadi: Kalau Mogok, Liga 1 Kita Bubarkan Saja

Edy Rahmayadi Resmi Jadi Ketum Baru PSSI, Netizen Ucapkan Selamat Bekerja

Foto: Ilustrasi

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi curiga ancaman mogok 15 merupakan upaya mencari perkara dengan cara-cara yang lama agar sepak bola Indonesia kembali tak kondusif. Dia pun tak segan menyebut ancaman mogok sebagai upaya mencari sensasi.

“Itu (ancaman mogok) cuma cari sensasi saja mereka itu. Nggak ngerti saya mau mereka ini apa,” kata Edy, seperti dilansir dari Republika, pada Jumat (6/10).

PSSI meminta agar 15 klub Liga 1 2017 menuntaskan kompetisi. Edy pun menyarankan mengatakan, agar para kesebelasan tersebut, menyampaikan keluhan dengan cara baik-baik tanpa perlu ancam-mengancam. Dia juga menilai seruan mogok tanding tersebut merupakan aksi menantang yang tak bijak dari para kesebelasan profesional.

Kendati demikian, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu menyatakan, dia dan juga PSSI tak akan menghalangi kalau seruan mogok tersebut tetap menjadi pilihan. “Silakan kalau mereka mau mogok (bertanding). Berarti Liga 1 kita bubarkan saja. Tak usah lagi mereka main,” ujar Edy.

Dia menyatakan jika mogok tetap menjadi pilihan 15 klub maka tak ada jalan lain selain membuat Liga 1 yang baru. “Tak usah lagi mereka ikut. Tak ada masalah kalau mereka tak mau main lagi,” kata Edy. Dia menambahkan masih banyak klub-klub di Indonesia yang ingin main di Liga 1.

Menurut dia, sejumlah klub-klub di Liga 2 pun saat ini sedang kerja keras berkompetisi agar sanggup bermain di Liga 1. Jika 15 kesebelasan Liga 1 itu tetap memilih jalan mogok tanding maka kasta utama kompetisi nasional akan mempertandingkan klub-klub di luar peserta 15 kesebelasan itu.

Pengamat sepakbola, Yusuf Kurniawan juga sependapat dengan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Menurutnya nilai subsidi sudah dinaikkan menjadi 7,5 Milyar.

Netizen lainnya, juga berpendapat bahwa cara-cara mogok yang ditempuh oleh klub sepakbola adalah modus lama. “Modus lama. Kebiasaan dr dulu pihak yg g puas menempuh jln “makar” drpd lwt jalur yg benar. Bikin forum/perkumpulan br. Ini yg bikin rusak” ujar akun @quatrosifia.

Seperti diketahui, Pada Rabu (4/10), 15 dari 18 klub di Liga 1 mengancam akan mogok tanding. Mereka yang mengatasnamakan Forum Kesebelasan Sepak Bola Profesional itu menilai, PSSI bersama operator Liga 1, yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB), tak transparan dalam menggelar kompetisi sepak bola nasional.

Forum tersebut menuntut sejumlah hal, di antaranya soal tranparansi keuangan. Mereka juga mempertanyakan nilai sponsor dan kompensasi penyiaran Liga 1 yang dikelola LIB bersama PSSI. Selain itu, mereka juga menuntut pengembalian surat perjanjian awal peserta kompetisi.

One thought on “Edy Rahmayadi: Kalau Mogok, Liga 1 Kita Bubarkan Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend