Faisal Basri: Kementan Bohong Soal Harga Beras

Foto: Istimewa

Ekonom Indonesia, Faisal Batubara atau yang kerap dikenal dengan nama Faisal Basri angkat suara soal harga beras. Faisal mengkritik informasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) soal harga beras Indonesia yang lebih murah dibandingkan dengan negara lain seperti Thailand, Vietnam, dan India.

Faisal juga mengkritik langkah Kementan yang melakukan survei ke beberapa tempat di dunia untuk mendukung data soal harga beras. Menurutnya, langkah tersebut mubazir dilakukan hanya untuk mendapatkan harga beras.

Hasil survei Kementan menyimpulkan bahwa harga rata-rata diThailand, Vietnam, dan India lebih tinggi ketimbang harga rata-rata di Indonesia sebesar Rp 10.150, dengan harga tertinggi Rp 13.500 dan harga terendah Rp 6.800.

Menurut Faisal, hasil survei Kementan ini menyisakan banyak kelemahan. Faisal juga menambahkan bahwa perbandingan harga berbagai jenis komoditas pangan sangat mudah diperoleh. FAO–yang seharusnya akrab sekali di jajaran Kementan–memiliki divisi khusus memonitor harga pangan. Gratis, tak perlu buang devisa negara.

Dari data FAO yang serba jelas definisinya, terlihat harga beras di Indonesia jauh lebih tinggi ketimbang di India dan Thailand. “Jika Kementan ingin membandingkan berbagai variabel lainnya juga tersedia di website interaktif FAO” ujar Faisal.

Faisal juga mengungkapkan bahwa data-data yang dilansir oleh BPS menunjukkan pergerakan harga beras di Indonesia berlawanan arah dengan di Thailand. Di Indonesia dengan trend peningkatan, sebaliknya di Thailand cenderung turun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend