Gebuk Ala Presiden Jokowi Ramai Jadi Gunjingan Netizen

Foto: Ilustrasi

Pernyataan “Gebuk” Presiden Joko Widodo terhadap pihak-pihak yang dianggap tidak sesuai kontitusi ternyata ramai menjadi gunjingan netizen. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menekankan konstitusi harus menjadi pegangan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Yang mau menyampaikan aspirasi, silakan saja. Tapi harus dalan koridor hukum yang benar. Kalau nggak sesuai konstitusi, gebuk saja,” tutur Presiden dalam pertemuan dengan para pimpinan media massa di Istana, Jakarta, Rabu (17/5).

Menurut dia, menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari demokrasi. Cuma, tutur Jokowi, segala aspirasi itu harus disampaikan dengan tetap menaati aturan hukum. Istilah ‘gebuk’ ini disampaikan Presiden beberapa kali dalam pertemuan tersebut. “Memang saya ngomong gebuk, tulis aja gebuk. Itu yang paling pas,” kata Jokowi menambahkan.

Dengan menggunakan evello, redaksi eveline memantau penggunaan Istilah “Gebuk” Presiden Jokowi pada periode 17-19 Mei 2017. Istilah gebuk diperbincangkan netizen sebanyak 10.384 tweet. Pantauan terakhir dilakukan pada Jumat (19/5) pukul 11:55 WIB.

Puncak kicauan netizen terjadi pada Kamis (18/5) dengan jumlah cuitan mencapai 5.386 tweet. Sementara komentar netizen pada hari Rabu (17/5) menuai 3.201 tweet.

Netizen Komentari Penggunaan Istilah Gebuk Presiden Joko Widodo

Penggunaan istilah gebuk ini tak hanya disasarkan pada kelompok tertentu. Menurut dia, semua yang melanggar konstitusi harus digebuk. “PKI juga kalau muncul, ya digebuk,” kata Jokowi menegaskan.

Lebih lanjut dia pun mengingatkan media untuk tidak terus terjebak pada isu yang memperkeruh suasana. “Sudah delapan bulan kita hanya bicara begini terus berulang-ulang,” tutur Presiden. Menurut dia, masyarakat harus diajak untuk membicarakan hal-hal yang lebih progresif dan membawa kemajuan bangsa.

Netizen pun menanggapi pernyataan presiden dengan sikap pro dan kontra. Seperti dikicaukan oleh akun pendukung Ahok berikut.

Politisi Partai Demokrat dan juga mantan staf khusus Presiden SBY, Andi Arief  menyebutkan istilah gebuk menunjukkan kondisi kurang akal. 

Sejalan dengan pernyataan Andi Arief tersebut, netizen lainnya juga menunjukkan istilah “Saya Buldozer” yang pernah diungkapkan oleh Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend