Harga BBM Turun, Netizen Harap Penurunan Tarif Angkutan Umum dan Sembako

Turun

(Sumber foto: www.kubunetral.com / www.wartabuana.com)

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan terkait rencana penurunan harga BBM, akan dibahas dalam rapat terbatas sore ini pukul 15.00 WIB di Istana Negara, Jakarta. Sudirman akan menjelaskan berapa harga BBM jenis Solar dan Premium periode 1 April 2016-30 Juni 2016, yang akan diumumkan hari ini tak turun drastis dibanding harga saat ini.

“Kan (harga BBM) nanti mau dibahas di Ratas, sore ini jam 3. Pertimbangannya kita ingin melindung masyarakat paling bawah. Setiap kali kenaikan harga BBM sedikit saja, selalu diikuti kenaikan harga pangan, transportasi, yang paling kena masyarakat paling bawah,” paparnya.

Seperti dihimpun dari detik.com, penurunan harga BBM tidak akan terlalu dalam karena pemerintah ingin melindungi masyarakat miskin. Jika harga BBM sekarang turun jauh, lalu suatu saat naik lagi, yang paling dirugikan adalah masyarakat kelas bawah. Sebab, kenaikan harga BBM akan selalu diikuti kenaikan harga barang-barang kebutuhan masyarakat. Sebaliknya, penurunan harga BBM tak diikuti oleh penurunan harga barang-barang secara umum.

Karena itu, pemerintah menjaga supaya harga BBM stabil. Dengan begitu, perekonomian nasional terjaga, daya beli masyarakat juga tidak terganggu oleh gejolak harga BBM.  “Tugas pemerintah adalah smoothing out, membuat naik turun harga tidak terlalu ekstrim,” tutupnya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) telah resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk jenis Pertamax, Pertamax Plus, Dex dan Pertalite.  Angka penurunan kali ini mencapai Rp 200 per liternya. Perubahan harga BBM tersebut berlaku per 29 Maret 2016: – Pertamax dari Rp 7.750 menjadi Rp 7.550 per liter – Pertamax Plus dari Rp 8.650 menjadi Rp 8.450 per liter – Pertamina Dex dari Rp 8.600 menjadi Rp Rp 8.400 per liter – Pertalite dari Rp 7.300 menjadi Rp 7.100 per liter – Solar/Bio Solar non subsidi dari Rp 7.150 menjadi Rp 6.950 per liter.

Pantauan redaksi eveline periode 29 – 30 Maret 2016 pada media sosial twitter, mendapati sebanyak 2.365 tweet oleh netizen memperbincangkan mengenai turunnya harga BBM. Puncak perbincangan terjadi pada 30 Maret pukul 12.15 WIB sebanyak 527 tweet.

Berikut ragam kicauan netizen seputar turunnya harga BBM, ada terbersit dalam kicauan mereka, harapan akan adanya penurunan harga sembako dan tarif angkutan umum di saat harga BBM diturunkan. @kompascom dan memang,walaupun harga BBM turun sembako ga mungkin turun harga…”, dikicaukan akun @DodiyMm, nampak menyudahi kenyataan bahwa penurunan harga BBM tak diikuti dengan penurunan harga sembako.

Sedang netizen lain juga berkomentar senada, @kompascom itu yang GA PERNAH TERJADI di negeri ini (biarpun harga BBM turun, tdk serta-merta tarif angkutan turun)”. Kicau akun @rhesya_s25, turut menimpali.

Terkait kebijakan pemerintah untuk merespon keinginan rakyat agar terjadi penurunan harga sembako dan tarif angkutan umum. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta agar penurunan harga bahan bakar minyak diiringi juga oleh penurunan tarif transportasi.

“Jangan kalau (harga BBM) naik berkali lipat, (tarif transportasi) ikut naik. Tapi kalau (harga BBM) turun, (tarif transportasi) enggak turun-turun,” ujar Jokowi ketika pembukaan rapat terbatas di Kantor Presiden, sore ini.

Jokowi pun memerintahkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk memastikan hal tersebut. “Saya sudah minta Menhub untuk bisa mengatur, agar tarif transportasi bisa turun,” ujar Jokowi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend