Jokowi Ajak Jaga Persatuan dan Persaudaraan, Netizen Anggap Sulit

Foto: Ilustrasi

Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Polri dan Panglima TNI untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan. Presiden juga minta agar gesekan antarkelompok di masyarakat segera dihentikan.

Hal ini disampaikan Presiden seusai bertemu para tokoh lintas agama di Istana merdeka, Selasa (16/5) kemarin. “Jangan kita saling mendemi. Habis energi kita untuk hal-ha yang tidak produktif itu, Kita adalah saudara. Saudara sebangsa dan setanah airL kat aPresiden Joko Widodo.

Pertemuan yang berlangsung tertutup dimulai pada pukul 14:15 WIB di Istana Merdeka. Pertemuan membicarakan dinamika kebangsaan yang terjadi belakangan ini.

Sejalan dengan himbauan tersebut, Presiden Joko WIdodo juga terlihat mecuitkan keinginannya tersebut melalui akun resmi @Jokowi.

Dalam unggahan tersebut, Jokowi juga meminta agar Panglima TNI dan Polri bertindak tegas terhadap setiap tindakan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan. “Saya perintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu2 menindak segala ucapan & tindakan yg mengganggu persatuan dan persaudaraan -Jkw”.

Keinginan Presiden Jokowi tentu mendapatkan tanggapan beragam dari netizen. Salah satu tanggapan datang dari Rocky Gerung yang menyebutkan konsensus sulit  untuk dilakukan.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh politisi partai Demokrat yang juga pegiat media sosial. Akun @panca66 menyebutkan bahwa Jokowi perlu untuk menertibkan buzzer istana. “Tertibkan juga buzzer yang terafiliasi dengan istana, baru rakyat percaya pak” cuit @panca66.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend