Kenalan di Facebook Berakhir Tewas di Hotel, Netizen Prihatin

Seorang janda tewas dibunuh kenalannya di Facebook – sumber foto: Istimewa

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ungkapan ini sepertinya menjelaskan perjalanan hidup Yulita Wulandari, warga Gadingan RT 3 RW 8 Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Perempuan 33 tahun yang sehari-harinya bekerja di sebagai karyawati pabrik plastik ini awalnya berniat mencari calon suami setelah bercerai. Yuli yang menyandang status janda dengan 2 anak ini kemudian berkenalan dengan seorang pria di jejaring sosial Facebook. Nanang Aryanto warga Dusun Sungkruk RT 01 RW 07 Desa Ngrandak, Toroh, Grobogan. Setelah 2 minggu saling bercengkrama di dunia maya, keduanya sepakat bertemu.

Pada Senin, 4 Mei 2014, pukul 11:00 WIB keduanya bersua di taman depan Terminal Tirtonadi Solo. Setelah berbincang, Nanang yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan ini kemudian mengajak korban check in ke hotel Setia Kawan yang berada di sekitar lokasi. Mereka masuk pukul 14:00 WIB. Layaknya pasangan yang dimabuk asamara, keduanya pun berhubungan badan. Malang bagi Yuli, pada pukul 18:00 WIB dia menerima telepon. Nanang yang diharapkannya bisa menjadi calon suami mendengar perbincangan Yuli dengan pria lain di telepon dengan nada mesra. Nanang pun terbakar cemburu.

Sekitar pukul 23:00 WIB selepas mandi, Yuli berniat pulang ke rumah. Nanang meminta Yuli untuk menutup mata karena akan memberi kejutan setelah hitungan ke sepuluh. Tragisnya, bukan hadiah yang didapatkannya, alih-alih Nanang menghujani perempuan malang ini dengan tusukan pisau lipat belasan kali di bagian perut dan leher. Nanang pun sempat menjerat leher korban dengan seprei.

Teriakan korban mengundang kecurigaan penjaga hotel dan warga setempat. Namun, Nanang berhasil mengusir mereka dengan alasan pertengkaran suami istri. Kemudian dia kabur dengan membawa sepeda motor dan handphone milik korban. Yuli yang tewas bersimbah darah akhirnya ditemukan penjaga hotel yang curiga karena pelaku tak kunjung kembali saat tengah malam.

Polisi pun segera melakukan penyelidikan, dan langsung mengejar pelaku. Hingga akhirnya, kurang dari 24 jam sejak kejadian, Nanang ditangkap di dekat tempat tinggalnya saat sedang bermain bola voli.

Bagaimana reaksi publik, khususnya netizen atas tewasnya Yuli di tangan pria yang baru dikenalnya di Facebook ini? Berikut redaksi Eveline merangkumnya untuk Anda.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 5 Mei 2015. Di mana terdapat 1.116 tweet berbicara tentang peristiwa pembunuhan seorang janda di hotel di Solo. Mayoritas netizen menyatakan prihatin atas peristiwa naas tersebut. Mereka menyebut pelaku sadis dan layak dihukum berat.

Sementara, sebanyak 961 tweet menyatakan bahwa Yuli semestinya hati-hati saat berkenalan dengan orang lain di Facebook. Netizen sepakat dengan kecurigaan keluarga korban bahwa pelaku adalah pria yang baru dikenalnya di jejaring sosial tersebut. Menurut netizen, modus yang dilakukan Nanang jamak terjadi di dunia maya. Sebanyak 881 tweet mewanti-wanti publik untuk senantiasa berhati-hati dengan ajakan pertemuan orang yang baru dikenal di jejaring sosial, khususnya Facebook.

***

11 thoughts on “Kenalan di Facebook Berakhir Tewas di Hotel, Netizen Prihatin

  1. lia

    Wahai wanita jagalah diri dan kehormatan diri kita sendiri gadis atau janda apalagi yg sudah menikah .. Diri kita berharga … Kalau kita tak menghargai diri … Oranglainpun tidak menghargai *saya prihatin ingin nangis melihat penoma ini …

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend