Lagi Pendaki Tewas di Gunung Semeru, Netizen Sampaikan Duka Cita

Pendaki Perempuan Tewas di Gunung Semeru – sumber foto: Istimewa

Kabar duka kembali datang dari gunung tertinggi di pulau Jawa, Gunung Semeru. Seorang pendaki perempuan asal Sukabumi Jawa Barat bernama Dania Agustina Rahman ini ditemukan tim SAR tewas di puncak gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut. Penemuan jenazah perempuan berusia 19 tahun ini terjadi saat petugas SAR tengah menyisir puncak Semeru guna mencari pendaki lain yang dilaporkan hilang bernama Daniel Saroha.

Dania ditemukan telah meninggal dunia pada Rabu 12 Agustus 2015 dengan bekas luka di bahu kiri serta belakang telinga. Diduga, gadis ini terkena longsoran batu berdiameter 80 cm dari puncak Mahameru yang berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi korban. Petugas memperkirakan kejadian berlangsung pukul 05.40 WIB saat korban berusaha naik menuju puncak.

Selain penemuan jenazah Dania, petugas SAR juga menemukan pendaki lain yang mengalami luka patah kaki bernama M. Rendika. Pemuda 18 tahun asal Deli Serdang ini mengalami luka juga dalam upayanya mencapai puncak Mahameru. Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban ke Ranupane dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum dr Hariyoto Kabupaten Lumajang. Sementara itu, Daniel Saroha hingga kini belum ditemukan.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas tewasnya pendaki perempuan di puncak Gunung Semeru? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 12 – 13 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 11.337  tweet membicarakan tentang pendakian Gunung Semeru.

Mayoritas netizen menyampaikan ucapan duka cita atas tewasnya seorang pendaki perempuan bernama Dania Agustina Rahman do puncak Semeru. Hal ini diperbincangkan netizen lewat 3.216 tweet. Netizen menyebut korban Dania adalah perempuan asal Sukabumi Jawa Barat. Sebanyak 1.312 tweet menyebut soal asal daerah korban.

Sementara itu, penyebab tewasnya Dania disebut netizen karena terkena longsoran batu besar dari puncak gunung. Ini dinyatakan netizen sebanyak 483 tweet. Netizen juga banyak yang menyebut hobi Dania naik gunung sudah dilakoninya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Mereka yang menyatakan hal ini mencuitkan 3.814 tweet.

Yang menarik adalah, adanya sejumlah 603 tweet yang menyebut kisah di balik tewasnya Dania, di mana korban ternyata tidak berpamitan dengan keluarganya saat akan pergi mendaki gunung Semeru. Netizen menyatakan kesedihannya atas hal ini.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend