Markas PB HMI Dibombardir Orang Tak Dikenal, Netizen Ingatkan Soal Bom Molotov Ke Markas FPI

PB HMI

(Sumber foto: posmetro.info/PB HMI)

Kantor Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Jalan Sultan Agung No.25 A, Guntur, Setiabudi, RT.1/RW.1, Guntur, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980, tiba-tiba di serang oleh pihak yang tak dikenal.

Hal ini diakui oleh salah seorang kader HMI asal Kabupaten Bima, Syarif Alkisah yang mengungkapkan di akun Facebook pribadinya. Diakuinya bahwa, telah terjadi serangan fajar di markas PB HMI, di Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 5 Juni 2017 dini hari tadi. “Serangan fajar di PB HMI mengakibatkan kerusakan. Belum tahu pasti apa motif dari gerakkan perusakkan ini,” tulis Syarif, sekitar pukul 04.42 WIB di akun FB-nya, Senin, 5 Juni 2017 pagi hari ini.

Kata Syarif, belum diketahui motif dan siapa yang melakukan aksi tak bermoral ini. Diakuinya, hal ini, baru terjadi beberapa jam yang lalu. Dan pihaknya masih berkoordinasi antara sesama pengurus untuk berkumpul dan melakukan tindakan hukum atas tindakan pengrusakan yang tidak bertanggung jawab ini. “Kami akan membahas masalah ini secara internal, baru akan menentukan langkah yang diambil HMI selanjutnya. Selaku kader, kami menunggu arahan dari Pengurus Besar,” ucap Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Jakarta (KMBJ) itu kepada Metromini, pagi ini.

PB HMI Sudah di bombardir

Posted by Syarif Alkisah on Sunday, June 4, 2017

Serangan fajar di PB HMI mengakibatkan kerusakan. Belum tahu pasti apa motif dari gerakkan perusakkan ini.

Posted by Syarif Alkisah on Sunday, June 4, 2017

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait KOKAM siap kawal Amien Rais dari kriminalisasi. “Sdh sehancur ini kah negara kita..? Apakah kerena pembiaran polisi, perusakan markas2 islam terus berlanjut.. kerena sblm y berapa × bom melotof menghancurkan rmh & markas anggota fpi yg notabe membasmi nahi mungkar.. dan sampai sekarang tidak d peroses ma polisi..”, tulis netizen bernama M Bahri Bahri, ingatkan kasus bom molotov di markas FPI yang hingga kini tak kunjung diproses aparat kepolisian.

Sedang Netizen bernama Buser sindir soal persekusi, “ Persekusi kah……? Intimidasi kah….? Teror kah….? Ditindaklanjuti kah ..? Sudah ada Instruksi Presiden….ayo jalankan Inpres…..”. Selanjutnya, netizen lain sindir sikap aparat yang seakan tidak adil terhadap umat islam, ‘Di era skarang percuma lapor ke sebelah… Mending langsung lapor sama yg maha kuasa“, tulis netizen bernama Erwin Prasetyo.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend