Netizen Dukung Penetapan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Penetapan Hari Santri Nasional – sumber foto: Istimewa

Saat menghadiri istiqasah menyambut Ramadhan 1436 Hijriah dan pembukaan Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang dihadiri lebih dari 40 ribu warga nahdliyin pada Minggu 14 Juni 2015 kemarin, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan komitmennya untuk segera menetapkan Hari Santri Nasional. Hal ini disampaikan Presiden menanggapi pertanyaan dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengenai kapan Jokowi akan menetapkan Hari Santri.

Kyai Said juga mengusulkan pemilihan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Hal ini dilatarbelakangi catatan sejarah di mana pada 22 Oktober 1945 kalangan ulama yang dipelopori Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan Resolusi Jihad di Surabaya, Jawa Timur, menyikapi keinginan Belanda ingin berkuasa kembali di Republik Indonesia.

Usulan tanggal 22 Oktober dipilih karena dianggap lebih tepat dibandingkan usulan sebelumnya untuk menetapkan 1 Muharram, karena tanggal tersebut sudah menjadi hari di mana seluruh umat Muslim sedunia memperingati tahun baru Islam. Presiden menyatakan sepakat dengan usulan dari pengurus Nahdlatul Ulama tersebut. Namun dirinya perlu mengkoordinasikan dulu dengan Menteri Agama mengenai prosedur penetapannya.

Sebelum terpilih menjadi Presiden, Joko Widodo sempat menyatakan janjinya untuk menetapkan tanggal 1 Muharam sebagai Hari Santri. Hal ini disampaikan Jokowi di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur, pada tanggal 27 Juni 2014 saat berkampanye di hadapan ratusan santri. Bahkan, Jokowi menandatangi surat pernyataan tentang kesanggupannya tersebut jika terpilih sebagai Presiden.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas rencana penetapan Hari Santri Nasional? Simak pantauan redaksi Eveline berikut ini.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 10 – 15 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 4.902 tweet membicarakan janji Presiden Joko Widodo yang akan menetapkan Hari Santri Nasional. Mayoritas netizen menyatakan dukungan atas penetapan ini.

Netizen juga mendesak Presiden untuk segera menetapkan Hari Santri Nasional. Sebelumnya, Jokowi menyatakan mundurnya penetapan Hari Santri Nasional karena pertimbangan tanggal. Hal ini disoroti netizen sebanyak 2.327 tweet. Netizen meminta Jokowi tidak usah bingung dan mengikuti saran Ketua PBNU Kyai Said Aqil Siradj.

Sebagaimana diketahui, Ketua PBNU mengusulkan tanggal 22 Oktober sebagai pilihan yang tepat untuk ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional. Sebanyak 982 tweet menyatakan dukungan atas usulan ini. Juga, netizen mengingatkan Presiden untuk memenuhi janjinya saat kampanye dengan segera menetapkan Hari Santri nasional. Desakan ini disuarakan netizen lewat 782 tweet.

***

Loading...

One thought on “Netizen Dukung Penetapan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend