Netizen Dukung Sandiaga Uno Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Izin Reklamasi Pulau K Dicabut, Netizen Sebut Ini Kemenangan Rakyat

Foto: Istimewa

Polemik soal kelanjutan reklamasi teluk Jakarta terus berkembang. Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tidak buru-buru mengambil kebijakan terkait reklamasi di Teluk Jakarta. Djarot diharap mempertimbangkan kebijakan Anies-Sandi yang menolak reklamasi.

Persoalan reklamasi, kata Sandi, saat ini sedang dibahas Tim Sinkronisasi di Rumah Partisipasi di kediaman Boy Sadikin. Tim sedang merumuskan secara rinci. Sandiaga mengaku belum mengetahui detail. Namun, dia menegaskan Anies-Sandi tetap pada komitmen awal terkait reklamasi.

“Kita tetap komitmen terhadap rencana kita untuk menolak reklamasi. Kita nggak mau berbicara policy per-policy yang rinci, tapi kita bicara gambaran besarnya saja,” ujar Sandi seperti dikutip dari laman Republika.

Sementara itu, dorongan netizen agar Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Anis-Sandi untuk menghentikan reklamasi teluk Jakarta terus mengalir. Netizen menyuarakan keinginan mereka agar Anis-Sandi tidak melupakan janji kampanye untuk menghentikan reklamasi.

“@sandiuno 86 bang, Tegas saja ! Stop reklamasi. Dahulukan kepentingan rakyat kebanyakan dan berkeadilan. Salam Investigator'” kicau akun @Dewa_YKoesnadi memberikan semangat kepada Sandiaga Uno.

Sementara netizen lainnya juga terus mengingatkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk mengingat janji kampanyenya. “ingat janjimu pada masyrakat , tolak reklamasi @aniesbaswedan @sandiuno pegang terus, jgn goyang!!”, cuit akun @BungHaris3.

Seperti diketahui, Djarot mengatakan, dia akan menyerahkan persoalan reklamasi Teluk Jakarta pada Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Namun, ia memastikan kontribusi tambahan sebesar 15 persen dari pihak pengembang harus tetap diberlakukan. Bahkan, Djarot akan mengusahakan kontribusi itu bisa dimasukkan dalam perda sehingga bersifat mengikat.

Keinginan Anies-Sandi untuk menghentikan reklamasi teluk Jakarta tidak beriringan dengan pendapat Luhur Binsar Pandjaitan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan, pemerintah berkeinginan proyek reklamasi Teluk Jakarta tetap dilaksanakan karena urgensi dan fungsinya bagi keberlanjutan wilayah DKI Jakarta.

“Saya nggak lihat ada alasan, tapi kalau mau disetop, ya, bikin saja situ setop, nanti kalau sudah Jakarta tenggelam atau menurun, ya, tanggung jawab. Jadi, jangan lari dari tanggung jawab di kemudian hari,” kata Luhut di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (8/5).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend