Netizen Pertanyakan Status Aguan Paska Pencekalan KPK

Pencekalan

(Sumber foto: news.okezone.com / hartonocen.blogspot.com)

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Ronny Franky Sompie, menyebutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menentukan status apapun terhadap bos PT. Agung Sedayu, Sugianto Kusuma (SK) alias Aguan.

Ronny pun juga sudah mengklarifikasi pernyataannya sebelum ini, terkait kesalahan penyebutan status tersangka bagi Aguan oleh KPK. Ia menegaskan hal itu sebagai kesalahpahaman.

“Saya mohon maaf (salah pemahaman atas status Sugianto Kusuma alias Aguan). Setelah saya cek, pertama saya kira dua orang yang diminta cegah oleh KPK yakni AW dan SK alias A sudah berstatus tersangka. Tapi, rupanya hanya nama yang pertama (AW) yang berstatus tersangka,” kata Ronny saat dikonfirmasi, Senin (4/4).

Hal itu, tidak adanya status yang terdapat dalam surat permohonan pencekalan Aguan oleh KPK. Pimpinan KPK pun sejauh ini hanya menegaskan status Aguan dalam pencegahan ke luar negeri. Belum ada penegasan kalau Aguan berstatus tersangka. Namun Aguan akan segera diperiksa dalam waktu dekat. “SK alias A belum berstatus sebagai tersangka,” jelas Ronny, Senin (4/4/2016).

Ronny juga mengakui menggunakan kebiasaan kalau penyidik meminta seseorang dicegah itu sudah berstatus tersangka. Ternyata, kata dia, di dalam Undang-undang KPK ada hukum acara pidana khusus, sehingga kalau diminta cegah tidak harus berstatus tersangka. “Jadi, saksi pun bisa dicegah. Saya mohon maaf soal itu,” katanya

Selain Aguan, lanjut Ronny, KPK juga menyertakan satu orang lagi dalam daftar permohonan pencekalan dengan inisial S. “Baik S maupun SK alias A, sudah kita lakukan pencegahan 6 bulan dan langsung kita masukan ke sistem online keimigrasian. Secara langsung bisa dilakukan sebagai dasar rekan imigrasi yang berjaga di pelintasan border area.” tukasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (1/4), KPK mengajukan pencekalan bos PT Agung Sedayu Aguan Sugiyanto Kusuma. Hal itu terkait kebutuhan untuk dimintai keterangan yang bersangkutan oleh penyidik KPK dalam pengembangan proyek perizinan reklamasi Teluk Jakarta dengan tersangka Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta M Sanusi.

Pantauan redaksi eveline periode 4 April 2016 pada media sosial twitter, mendapati netizen berkicau mengenai status Aguan paska pencekalan Aguan oleh KPK beberapa hari lalu. Tercatat sebanyak 2.495 tweet dilontarkan netizen.  Berikut komentar salah satu netizen terkait penetapan status Aguan paska pencekalan oleh KPK. “Apakah benar, aguan hari ini sudah ditetapkan menjadi tersangka?”, kicau akun @dannydhe, mempertanyakan status Aguan.

Lebih lanjut, KPK terkait sempat beredarnya  kabar bahwa Aguan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati turut membantah kebenaran kabar  tersebut. “Belum (ditetapkan sebagai tersangka),” jawab Yuyuk menegaskan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend