Netizen Ramai Berdebat Soal Harga BBM di Papua

Foto: Ilustrasi

Linimasa twitter Indonesia cukup panas jika berbicara tentang harga BBM di Papua. Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo mewujudkan kebijakan Bahan Bakar Minyak satu harga di Papua yang diharapkan dapat mempercepat gerak perekonomian di wilayah Propinsi yang didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi tersebut.

Pemicu dari ramainya perdebatan harga BBM ketika seorang netizen mengunggah gambar harga pembelian bahan bakar minyak di kota Abepura Jayapura.

Kicauan dengan nada provokatif tersebut ramai mendapat tanggapan netizen Indonesia. Menurut sebagian besar netizen, kebijakan harga BBM di Papua belum sepenuhnya terealisasi. Hal tersebut disampaikan oleh akun @KotaSerui.

Kicauan akun @KotaSerui ramai mendapat dukungan netizen Indonesia. Salah satunya datang dari akun komedian Arie Kriting. Ia mengkritik bahwa Papua yang dimaksud bukan saja di Jayapura.

Keramaian ini bermula ketika Tokoh agama di Papua, Pastor John Djonga, menyebutkan, kebijakan bahan bakar minyak satu harga di Papua belum berjalan dengan baik. Ia mengatakan, harga BBM hanya turun seperti di Jawa, saat Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di Papua.

Akan tetapi, tak lama setelah Jokowi meninggalkan Papua, harga BBM kembali melonjak.

“Beliau pulang, satu-dua minggu, harga kembali ‘normal’,” kata John saat berbicara dalam Seminar Nasional “Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Papua” di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017) seperti dilansir dari Kompas.com.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend