Netizen Sebut Jokowi Kunjungi Rumah Singgah Rekayasa

Kunjungan Presiden Joko Widodo kemarin Jumat (30/10) ke Palembang, menjadi perbincangan publik. Bagaimana tidak, presiden yang akrab disapa Jokowi ini tiba-tiba mengubah tempat tujuan kunjungannya. Dikutip Merdeka, rencana awal, Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi SMP 54 Palembang. Namun kegiatan blusukan itu tiba-tiba dialihkan ke tempat lain, yakni rumah singgah khusus bayi korban asap.

Nah, tibalah Jokowi di rumah singgah balita korban asap, di Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Disinilah kejanggalan terlihat jelas. Warga sekitar mengakui bahwa rumah singgah tersebut baru saja dibuat. Warga pun curiga bahwa rumah singgah tersebut baru didirikan malam harinya atau beberapa jam sebelum kedatangan Jokowi. Mereka pun tak mengetahui kalau ada rumah singgah yang merupakan tempat untuk pengobatan bayi yang terkena sesak napas dan penyakit lain akibat kabut asap. Warga pun mengaku terkejut dengan adanya rumah singgah ini.

“Baru ada pak, kemarin-kemarin tidak ada. Katanya semalam baru dibuat,” kata seorang warga setempat enggan disebutkan namanya.

Dengan menggunakan platform  Evello Intelligent Tagging System, redaksi Eveline memantau perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 30-31 Oktober 2015. Terdapat 4.096 tweet berisi perbincangan tentang rumah singgah bagi korban asap. Sedang, 1.544 tweet netizen menyebut bahwa Jokowi mampir ke rumah singga yang diduga rekayasa.

Tak hanya itu, warga juga mengaku dimintai untuk datang ke rumah tersebut beberapa jam sebelum Jokowi tiba di rumah singgah tersebut. Syaratnya, mereka harus membawa bayi karena nantinya ada pengobatan di rumah singgah. “Pagi tadi disuruh ke sini (rumah singgah), katanya ada pengobatan,” kata Asmawati. Setiba di sana, pengobatan dijanjikan tak kunjung dilakukan, bahkan hingga Jokowi meninggalkan lokasi. Asmawati dan belasan ibu-ibu lain yang turut membawa bayinya, hanya disuruh duduk sambil menunggu kedatangan Jokowi.

Mendengar kabar bahwa rumah rekayasa yang dikunjungi sang presiden diduga rekayasa, pihak istana angkat bicara. Pihak Istana membantah kabar yang menyebutkan rumah singgah yang dikunjungi Presiden Joko Widodo saat lawatan ke Palembang, Sumatera Selatan, adalah rekayasa. Menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, rumah singgah itu dibangun oleh Civil Society Organization (CSO) Sumatera Selatan dengan bantuan individu-individu nasional. Pihak istana yang membantah bahwa rumah singgah merupakan rekayasa ini direspon pengguna twitter Indonesia sebanyak 553 tweet.

Kunjungan Presiden Jokowi ke rumah singgah tersebut adalah sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap langkah masyarakat yang memberikan bantuan kepada korban asap.

 

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend