Netizen Tanggapi Kekecewaan Jokowi Terhadap Raja Salman

Video Blog Jokowi Bersama Raja Salman Ramai Dikomentari Netizen

Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa kecewanya terhadap investasi Raja Salman di Indonesia. Hal tersebut diutarakan oleh Jokowi saat menghadiri Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat.

Jokowi mengaku kecewa karena Raja Salman ternyata melakukan investasi lebih besar ke Tiongkok dibandingkan ke Indonesia. “Padahal sudah saya payungi dan saya sopiri langsung, kok dapatnya lebih kecil. Saya kecewa, tapi sedikit,” katanya disambut tawa hadirin.

Menurut Jokowi, Arab Saudi hanya berinvestasi Rp89 triliun ke Indonesia. Sedangkan di Tiongkok, pemerintah Arab Saudi menanamkan investasi sebesar Rp870 triliun.

Indonesia, kata Jokowi, akan kembali menjalin komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi agar bersedia menanamkan investasinya di Indonesia. “Mohon doanya dari para kiai semua,” ujarnya.

Kekecewaan Jokowi terhadap nilai investasi Raja Salman di Indonesia menarik perhatian netizen. Terbukti pada 13 April 2017, frasa “Raja Salman” sempat menjadi bagian dari trending topik Indonesia. Jumlah tweet tentang Raja Salman terpantau digunakan sebanyak 1.274 tweet.

Ada juga netizen yang memberi masukan pada Presiden Jokowi. Menurut netizen bernama Arya Ramadhan ini, sebaikanya Presiden langsung berhubungan dengan Raja Salman.

Seperti diketahui, hujan deras mengguyur saat Raja Salman dan rombongan berkunjung ke Istana Bogor. Hujan turun persis setelah rombongan Raja Salman melewati gerbang istana.

Pemerintah Indonesia tadinya berharap bisa mendapat investasi hingga US$ 25 miliar atau setara Rp 332 triliun dari Raja Salman. Namun, hal itu tak terjadi karena Indonesia hanya mendapat komitmen investasi sebesar US$ 6 miliar yang ditandai dengan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding).

Salah satu investasi yang nilainya paling besar adalah kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dengan Saudi Aramco, BUMN Arab Saudi. Kerjasama investasi terkait Kilang Cilacap tersebut niilainya ditaksir sekitar Rp 80 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend