Pawai Obor Peringati Bandung Lautan Api, Disambut Semangat Netizen

pawai obor

(sumber foto: jabar.tribunnews.com / bandung.bisnis.com)

Memperingati Bandung Lautan Api (BLA) yang ke-70, ditandai dengan ajang pawai obor, Rabu (23/3) yang diikuti oleh ribuan warga se-Kota Bandung. Pawai obor ini merupakan bagian dari serangkaian acara peringatan hari bersejarah bagi Kota Bandung yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2016.

Iring-iringan pawai obor yang berlangsung Rabu petang kemarin, dimulai dari Taman Tegallega. Ada sekitar 7.000 warga Kota Bandung berpartisipasi dalam pawai tahunan ini. Jumlah peserta tahun ini lebih banyak dari pawai tahun sebelumnya yang diikuti 5.000 orang. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, Karang Taruna, hingga beberapa komunitas.

Rute pawai obor diawali dari Taman Tegallega, menuju Mohamad Toha-BKR-Mohamad Ramdan-Karapitan-Asia Afrika- Cikapundung-Braga-Suniaraga-viaduct-Wastukancana dan berakhir di halaman Balai Kota. Wali Kota Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Oded M. Danial dijadwalkan menyambut rombongan pawai di sana.

Ridwan Kamil yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan peringatan Bandung Lautan Api merupakan momentum penting, yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi rakyat Indonesia. Ada semangat perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar demi sebuah negara.

“Tidak ada dalam sejarah Republik Indonesia ada kota yang masyarakatnya rela berkorban membakar rumah demi kesatuan Republik Indonesia. Pengorbanan orang tua kita harus kita teladani harus kita contoh di era pembangunan saat ini,” kata Emil dalam sambutannya di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/3) malam kemarin.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandung Tatang Muchtar berharap, peringatan tahunan dari peristiwa bersejarah di Kota Bandung itu bisa lebih baik dari gelaran yang sebelumnya. “Mulai dari pelaksanaan upacara hingga gelaran pawai obor akan kami kemas secara lebih baik,” ucapnya.

Lebih jauh, Tatang berharap agar pawai obor Bandung Lautan Api yang digelar setiap tahun ini dapat menjadi daya tarik wisata baru di Kota Bandung, mengingat jumlah warga yang terlibat tahun ini meningkat lebih banyak. Bukan tidak mungkin nantinya kegiatan ini menjadi agenda resmi yang dipromosikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Pantauan redaksi eveline periode 23 Maret 2016 pada media sosial twitter, mendapati sebanyak 574 tweet oleh netizen yang memperbincangkan mengenai pawai obor peringati Bandung Lautan Api. Terjadi puncak perbincangan pada pukul 21.00 WIB, sebanyak 239 tweet.

Berikut komentar netizen terpantau tim redaksi eveline pada twitter. “Selamat memperingati malam Bandung Lautan Api.. Pawai obor dari Tegal lega – Balai kota dan sangat ingin lagi tapi tak bisa”. Dikicaukan akun @beduuuurrr, mengucapkan selamat memperingati Bandung Lautan Api. Sedang seorang netizen lain dengan akun @Lisna_lislis, nampak menyemangati rekan-rekannya sesama pelajar sekolah. “semangat yah buat temen2 dri 26 yg nanti mlm ikutan pawai obor di tegal lega , smngt jga bwt ank PMR yg jaga, keep spirit and enjoy ceman ^^”.

Acara puncak akan digelar di Lapangan Tegalega berupa upacara peringatan Bandung Lautan Api, Kamis (24/3). Perayaan ini merupakan agenda rutin memperingati pengrobanan rakyat Bandung pada masa itu yang rela membakar seluruh harta bendanya demi NKRI.

Sehingga Ridwan Kamil pun berharap, perjuangan para pendahulu harus tetap diteruskan oleh masyarakat Kota Bandung saat ini. Terutama generasi muda yang mengisi dengan perbuatan positif dalam rangka membangun Bandung Juara. Perilaku teladan ini, kata dia, merupakan pelajaran untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap diri maupun lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend