Pengacara Ahok Minta Hakim Perhatikan Desakan Asing, Netizen Beda Pendapat

belanda

Foto: Ilustrasi

Tim pengacara Basuki T Purnama atau Ahok meminta agar majelis hakim pengadilan tinggi DKI Jakarta tidak mengabaikan asumsi internasional. Salah satu kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta menyatakan, hakim memang tidak diperbolehkan tunduk pada tekanan asing maupun isu internasional. Namun menurut Wayan, tidak tunduk bukan berarti bisa mengabaikan begitu saja isu internasional itu.

Adanya isu internasional, demo-demo massa pendukung Ahok tentang dukungan pada Ahok, menurut Wayan merupakan suatu bentuk aspirasi. Aspirasi itulah yang menurut Wayan juga patut dipertimbangkan oleh hakim.

“Karena kita pun sering membutuhkan dukungan internasional untuk membangun bangsa ini,” kata Wayan setelah mempertanyakan permintaan penangguhan penahanan Ahok, Minggu (14/5) seperti dikutip dari republika.

Berbeda dengan pendapat tim pengacara Ahok, sebagian besar netizen Indonesia menolak adanya intervensi asing dalam peradilan Indonesia. Netizen beralasan bahwa Indonesia adalah bangsa yang berdaulat dan tidak boleh adanya campur tangan asing.

Sejalan dengan pendapat tersebut, netizen juga menyesalkan adanya pihak-pihak yang meminta bantuan kepada dunia internasional.

Tim kuasa hukum Ahok hingga kini masih melakukan penyusunan memori banding. Memori banding inilah yang nantinya dianggap Wayab dapat menunjukkan letak perbedaan persepsi hakim dan timnya. Menurut Wayan pertimbangan hakim dalam mimpi mempertimbangkan unsur-unsur fakta yang ada tergolong lemah.

Kuasa Hukum Ahok lain, Tommy Sihotang telah menyatakan banding langsung pascaputusan Ahok. Menuruy Tommy materi banding yang akan diangkat tidak berbeda jauh dari pledoi. Sementara saat ini Ahok tengah meringkuk di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend