Penolakan Masih Berlanjut, Netizen Lontarkan #JakartaTolakReklamasi

Teluk Jakarta

(Sumber foto: www.posmetro.info / m.tempo.co)

Aksi penolakan terhadap reklamasi Teluk Jakarta berlanjut. beberapa penolakan tersebut ditandai dengan, salah satunya yakni, aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang digelar di Bundaran HI, Jakarta. Mereka mengajak warga Jakarta untuk bersama-sama menolak reklamasi Teluk Jakarta.

Bahkan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, Aria mengatakan, dirinya dan rekan-rekan ingin membangun kesadaran warga Jakarta di kawasan car free day (CFD) untuk sama-sama menolak reklamasi.

“Kita di sini ingin bangun awarness bagi warga Jakarta bahwa di sini (Jakarta) sedang terjadi dan real dekat dengan kita yakni di Utara Jakarta sedang terjadi upaya reklamasi. Di mana sebenarnya di situ ada beberapa kelompok orang yang dirugikan dengan proyek reklamasi ini. Salah satunya nelayan di pesisir,” katanya seperti dikutip dari Okezone, Minggu (10/4/2016).

Menurutnya BEM UI tengah mengkaji mengenai proyek reklamasi Teluk Jakarta yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Aksi penolakan reklamasi di CFD hanya upaya awal mereka. “Sekarang kita lagi jalan kajiannyam, dan mungkin ke depan kita akan bangun jaringan ke elemen lain yang incharge terhadap isu ini,” katanya.

Dalam aksinya sejumlah mahasiswa ini juga membawa beberapa spanduk dengan pesan “Usut Korupsi dalam Reklamasi”. Lalu ada juga “Reklamasi Teluk Jakarta, Siapa yang Diuntungkan?”. Aksi ini berjalan damai.

Pantauan redaksi eveline periode 9-11 April 2016 pada media sosial twitter, mendapati netizen berkicau Penolakan Reklamasi di Teluk Jakarta. Tercatat sebanyak 40.580 tweet oleh netizen, dan netizen juga beramai-ramai dilontarkan penolakannya lewat hastag .#JakartaTolakReklamasi. Dengan puncak perbincangan yang terjadi pada 10.00 WIB, tanggal 9 April sebanyak 22.633 tweet.

Berikut ragam komentar netizen terpantau tim redaksi eveline pada linimasa twitter. “BEM UI Ajak Warga Jakarta Tolak Reklamasi”, dikicaukan akun @51_N464, nampak menyebut BEM UI menolak reklamasi Teluk Jakarta dengan bersama-sama mengajak warga Jakarta tolak reklamasi.

Sedang akun @Ayb_Adtya, yang nampaknya adalah anak Jakarta, menyebut, “Jangan rusak jakarta gue! #GueAnakJakarta #JakartaTolakReklamasi”. Demikian juga seorang netizen lain, nampak menyebut ada tangan-tangan koruptor yang tidak memikirkan kerugian bumi, “Selamatkan bumi kami dari tangan tangan koruptor yg hanya memikirkan uang tidak memikirkan kerugian bumi #JakartaTolakReklamasi”, tulis akun @JakSchoolTPJ.

Seorang netizen lain nampak mengunggah sebuah foto yang nampak seperti laut di sekitar teluk Jakarta, yang nampak sangat kotor dan keruh. Lalu mencuitkan, “Tak Biru lagi lautku… #JakartaTolakReklamasi”, dituliskan akun @YanPramana dengan lirihnya.

Di sisi lain, penolakan reklamasi juga dilakukan secara spontan oleh The Jakmania. Tak hanya menggelorakan penolakan di dalam stadion, suporter klub sepakbola Persija Jakarta itu pun mengunggahnya dalam bentuk video ke situs Youtube.

Ketua Umum “The Jakmania” Richard Ahmad mengatakan, pemasangan spanduk penolakan reklamasi Teluk Jakarta merupakan spontanitas dan inisiatif para suporter. “Saya mendukung spontanitas mereka dan menolak reklamasi di Teluk Jakarta,” ujar Richard kepada Kompas.com, Minggu (10/4/2016).

Richard memberikan alasan, reklamasi hanya merugikan warga Jakarta, khususnya para nelayan yang selama ini tinggal di pesisir dan berpenghasilan dari mencari ikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend