Pesan Netizen Untuk Edy Rahmayadi: Merakyat Tidak Harus Masuk Lumpur

Edy Rahmayadi Resmi Jadi Ketum Baru PSSI, Netizen Ucapkan Selamat Bekerja

Foto: Ilustrasi

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi siap bertarung dalam pesta demokrasi Sumatera Utara. Meski Pilgub Sumut masih satu tahun lagi, Edy sudah meminta izin kepada panglima tertinggi TNI, Presiden Joko Widodo.

“Beliau adalah panglima tertinggi TNI, yang jelas saya sudah izin ke beliau,” ujar Edy dalam sesi wawancara khusus dengan detikcom di Makostrad, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (22/8/2017). Jokowi, menurut Edy, sudah memberi sinyal-sinyal positif akan mengizinkannya nyagub. Bahkan orang nomor satu di Indonesia itu sudah memberi pesan untuk Edy.

“Beliau sudah memberi sinyal, ‘pelajari dan silakan kalau itu memang dipandang baik’, dari Presiden. Walaupun hak politik saya, hak prerogatif saya itu kan saya bebas menentukan dalam rangka politik ini,” kata dia.

“Tapi tak terlepas itu, harus ada restu dari atasan saya. Salah satu atasan saya, yang paling tertinggi adalah Bapak Presiden. Sudah (izin langsung), kalau itu belum restu saya tidak mungkin berani di-shooting,” imbuh Edy. Serius maju dalam Pilgub Sumut, jenderal bintang tiga ini sudah mulai bergerilya melakukan sosialisasi. Bahkan Edy telah mendaftar ke sejumlah partai sebagai bakal calon.

“Kita masih satu tahun lagi, 11 bulan yang masih harus dipersiapkan. Yang pertama yang harus saya siapkan rakyat Sumut, walau saya orang Sumut, saya mau mengenalkan diri saya dulu. Saya mau mengenalkan diri sama mereka,” tuturnya.

Rencana Edy untuk maju dalam Pilgub Sumatera Utara 2018 pun terlihat mendapat tanggapan dari netizen Indonesia. “Maju terus jendral” tulis akun @HarpenasMH.

Sementara netizen lainnya memberikan saran agar Edy Rahmayadi lebih merakyat. Bahkan pesan khusus disampaikan bahwa merakyat tidak harus masuk ke lumpur, seperti disampaikan akun @Bhre_Keling berikut.

Edy sudah memasang berbagai spanduk, pamflet, dan alat sosialisasi lainnya. Dengan begitu, rakyat Sumut semakin mengenalnya, walaupun mantan Pangdam I/Bukit Barisan tersebut adalah putra daerah yang ketokohannya sudah cukup diketahui.

“Itu namanya wujud saya melamar ke rakyat. Mengenalkan diri dan saya akan meningkatkan elektabilitas saya,” kata Edy seperti dilansir dari detikcom.

Edy sudah mendaftar ke PDIP, Golkar, Demokrat, Hanura, PPP, dan NasDem sebagai bakal calon gubernur. Namun Golkar memutuskan resmi mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Tengku Erry Nuradi (incumbent) dan Ngogesa Sitepu (Bupati Landak) maju ke Pilgub Sumatera Utara 2018. Keputusan tersebut sudah diresmikan melalui surat edaran dari DPP Golkar.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend