Pesisir Banten Rawan Penyelundupan Narkoba Asal Tiongkok, Netizen: Bahaya Bener!

pesisir banten

(Sumber Foto: beritasatu.com/iglobalnews.co.id)

Pantai pesisir Banten rawan dijadikan jalur penyelundupan narkoba jaringan internasional masuk ke Pulau Jawa karena pengamanan petugas patroli laut tidak begitu ketat.

Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten AKBP Agus Mulyana di Lebak, Sabtu (2/11), mengatakan pantai pesisir Banten yang masuk kategori rawan penyelundupan narkoba internasional mulai Pantai Tangerang, Anyer, Labuan, Ujungkulon, Binuangeu,n dan Bayah.

Bahkan, tahun 2017 tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok berhasil menangkap penyelundup narkoba jenis sabu seberat satu ton dari Tiongkok.

Mereka para bandar narkoba jaringan internasional memanfaatkan jalur pantai pesisir Banten karena pengamanan tidak begitu ketat dibandingkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk mencegah penyelundupan narkoba itu, BNN Provinsi Banten melakukan sosialisasi kepada nelayan yang ada di pantai pesisir Banten. Kegiatan sosialisasi itu guna meningkatkan kewaspadaan bagi warga asing yang tidak dikenal jika memberikan upah cukup besar untuk mengangkut barang.

Apabila, nelayan mencurigakan terhadap warga asing maka segera melapor ke petugas terdekat. “Kami minta nelayan tidak mudah tergiur jika warga asing menyuruh jasa untuk mengangkut barang yang belum diketahuinya,” katanya menjelaskan.

Tak hanya nelayan, sebelumnya setelah sosialisasi pencegahan narkoba di wilayah pesisir Banten Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten melanjutkan ke wilayah pesisir Banten Utara. BNN Provinsi Banten juga telah menggandeng mahasiswa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang tengah melakukan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di Desa Pontang, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Kegiatan yang berlangsung pada 14 Agustus 2017 itu dihadiri sebanyak 60 peserta dari kalangan mahasiswa dan perangkat desa setempat.“Wilayah pesisir sebagaimana kita ketahui menjadi salah satu zona rawan penyelundupan narkoba. Makanya kita ingin masyarakat waspada dan segera memberikan informasi jika ada upaya-upaya penyelundupan narkoba,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Banten, Letnan Kolonel Infantri (Letkol Inf) Sugino, Rabu (23/8/2017).

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapat komentar netizen di media online dan media social terkait pesisir Banten rawan penyelundupan narkoba asal Tiongkok. “sumber2 penghancur generasi bangsa…ini harus segera ditangani, bahaya bener!”, tulis netizen bernama Siti sampaikan keprihatinan. Selanjutnya, seorang netizen lain dengan akun @putrimadhita minta penyeludup 1 ton sabu dihukum mati, “busyet 1 ton sabu dari tiongkok….abis lah indonesia…itu penyelundupnya wajib hukum mati ya pak!!!!!!!!!!!”.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend