Peta Cuit Netizen Tanggapi Hasil PTUN Reklamasi Pulau F, I dan K

Pulau F

Foto: Istimewa

Netizen menyambut gembira hasil sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan nelayan atas reklamasi tiga pulau. Seperti diketahui, tiga Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal pemberian izin pelaksanaan reklamasi Pulau F, I, dan K, digugat nelayan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Kemenangan ini disambut baik oleh netizen tanah air yang selama ini berseberangan dalam hal pelaksanaan reklamasi. Selain mengungkapkan kegembiraan, sejumlah netizen berharap pemerintah patuh dalam melaksanakan hukum.

Pantauan redaks eveline pada 16-17 Maret 2017 melalui jejaring percakapan netizen di twitter menunjukkan percakapan dengan tema reklamasi dikuasai sepenuhnya oleh netizen kontra reklamasi. Peneliti evello, Rizky Kenedy mengungkapkan hasil PTUN menjadi “darah segar” bagi netizen yang menentang jalannya reklamasi teluk Jakarta.

“Selama ini netizen yang tidak setuju dengan adanya reklamasi Jakarta berusaha untuk meyakinkan publik bahwa reklamasi selain tidak bermanfaat juga menyalahi aturan. Dengan keluarnya hasil PTUN, ini semakin menguatkan keyakinan bahwa reklamasi merugikan nelayan” ujar Rizky.

 

Peta Perbincangan Netizen Menanggapi Hasil PTUN Reklamasi Yang Memenangkan Nelayan

Peneliti dan analis evello lainnya, Azis Subekti mengungkapkan hasil ini tentu akan berdampak juga pada kontestasi pilkada DKI 2017. “Seperti diketahui, pasangan Anies-Sandi mengambil sikap sama sekali berbeda dengan pasangan petahana soal reklamasi teluk Jakarta. Anies-Sandi mengambil sikap menghentikan jalannya reklamasi” Ujar Azis.

Menurut Azis, hasil PTUN dengan kemenangan gugatan nelayan makin memudahkan kubu Anies-Sandi dalam meraup suara, mengingat reklamasi teluk Jakarta ini sudah lama menjadi pro dan kontra.

Jika membaca hasil peta percakapan netizen, pendukung dan buzzer Ahok-Djarot akan kesulitan meyakinkan netizen tentang manfaat pelaksanaan reklamasi. “Dalam peta percakapan juga terlihat bagaimana dominasi netizen yang menolak reklamasi berbanding buzzer Ahok-Djarot” tutup Azis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend