Polwan Boleh Berjilbab, Polri Ramai Dipuji Netizen

Polwan Boleh Berjilbab – sumber foto: Viva.co.id

Kontroversi penggunaan jilbab oleh Polisi Wanita alias Polwan akhirnya usai, setelah Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menandatangani Surat Keputusan (SK) Kapolri Nomer 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015, tentang perubahan atas sebagian surat keputusan Kapolri Nopol: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang penyebutan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Dalam SK tersebut, menyebutkan polwan Polda Aceh tetap menggunakan jilbab dan bagi polwan muslimah lain yang berkeinginan memakai jilbab dapat menggunakan jilbab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apresiasi terhadap kebijakan Polri mengenai dipercolehkannya polwan menggunakan jilbab pun mengalir deras, salah satunya dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menteri Agama menyebut hal tersebut sebuah terobosan baru di kalangan internal polisi.

Bagaimana netizen Indonesia, khususnya pengguna Twitter, menanggapi diperbolehkannya pemakaian jilbab bagi polwan, berikut Eveline merangkumnya untuk Anda.

Pemantauan dilakukan selama periode 22-29 Maret 2015, di mana terdapat 10.244 tweet bicara tentang Polwan Boleh Berjilbab. Puncak pembicaraan terjadi pada 25 Maret 2015, bertepatan dengan ditandatanganinya SK oleh Komjen Badrodin Haiti, sebanyak 5.994 tweet.

Mayoritas netizen menyuarakan pujian terhadap Polri, khususnya Komjen Badrodin Haiti atas langkahnya tersebut, di mana terdapat 1.759 tweet apresiasi dicuitkan. Berikutnya terdapat 1.310 tweet bicara tentang seragam polwan yang mengenakan jilbab. Sebanyak 763 tweet disuarakan terkait dengan Peraturan Jilbab Untuk Polwan tersebut. Secara spesifik, 516 tweet bicara tentang model jilbab apa yang boleh dipakai.

Sebagaimana diketahui, model jilbab yang boleh dipakai adalah polos atau tanpa emblem. Penggunaannya disesuaikan dengan pakaian dinas. Yang tak kalah menarik adalah, adanya 1.142 tweet dari netizen, yang sepertinya simpatisan Partai Keadilan Sejahtera, yang menyuarakan apresiasi PKS terhadap kebijakan jilbab untuk polwan tersebut.

***

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend