Saat Mudik, Netizen Ramai Bicarakan Pasar Tumpah di Pantura

Pasar Tumpah di Jalur Pantura Akibatkan Kemacetan – sumber foto: Istimewa

Hari Raya Idul Fitri di Indonesia senantiasa identik dengan budaya mudik. Di mana mereka yang merantau, terutama ke ibu kota, beramai-ramai kembali ke kampung halamannya masing-masing. Dikarenakan banyaknya peratau, dan sempitnya waktu libur jelang dan paska lebaran, bisa dipastikan mudik tak jauh dari kemacetan di jalan.

Kemacetan lalu lintas umum terjadi di jalur yang ramai dilalui pemudik, terutama kalau di Pulau Jawa adalah 2 jalur utama, Jalur Pantura dan Jalur Selatan. Namun kemacetan tak hanya diakibatkan padatnya volume kendaraan, namun sering karena banyaknya pasar tumpah. Pasar tumpah tak lain adalah aktifitas jual beli di pasar tradisional yang mengambil sebagian badan jalan.

Di jalur Pantura, ada beberapa kota yang rawan kemacetan akibat pasar tumpah. Cikampek, Karawang, Cirebon, Tegal dan Kendal adalah beberapa kota yang jadi langganan pasar tumpah semasa mudik lebaran. Tak jauh beda juga di tahun 2015 ini, di mana pantauan berbagai media online dan media sosial menyebut kemacetan lantaran pasar tumpah di kota-kota tersebut.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas kemacetan akibat pasar tumpah di sepanjang Pantura? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 10 – 14 Juli 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 8.875 tweet membicarakan tentang pasar tumpah semasa libur jelang hari raya Idul Fitri tahun ini.

Sebanyak 1.507 tweet menyebut kemacetan yang mereka alami akibat pasar tumpah di sepanjang jalur Pantura. Meski sudah mengalami terjebak kemacetan saat mudik, netizen mengeluh hal ini semestinya bisa dikurangi jika tak ada pasar tumpah. Hal ini disampaikan netizen lewat 2.904 tweet.

Sementara itu, netizen juga menghimbau aparat kepolisian, khususnya yang bertugas di sepanjang jalur Pantura untuk lebih proaktif mengatur lalu lintas sehingga keberadaan pasar tumpah tidak semakin memperparah kemacetan. Himbauan ini disampaikan netizen sebanyak 1.417 tweet.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend