Simpang Siur Tewasnya Al-Baghdadi, Netizen Berharap Benar

Foto: Istimewa

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan di halaman Facebooknya, mereka telah memeriksa informasi bahwa Abu Bakr al-Baghdadi tewas dalam serangan di pinggiran Kota Raqqa di Suriah. Serangan ini diluncurkan setelah Rusia menerima informasi tentang pertemuan para pemimpin ISIS.

Namun seorang kolonel yang berdinas dengan keamanan nasional Irak mengatakan, Abu Bakr al-Baghdadi  tidak berada di Raqqa pada saat serangan Rusia pada akhir Mei. Salah satu pembantu Abu Bakr al-Baghdadi mungkin terbunuh.

Ia mengatakan, Abu Bakr al-Baghdadi diyakini beroperasi dengan hati-hati di daerah perbatasan antara Irak dan Suriah hanya dengan beberapa pembantu dekat. “Ia pasti menghindari penggunaan peralatan telekomunikasi untuk menghindari pengawasan,” katanya, Jumat (17/6).

Kabar simpang siut kemaian Baghdadi ditanggapi beragam oleh netizen. Netizen berharap agar kabar tersebut benar adanya.

Tidak saja netizen asal Indonesia, netizen dari belahan dunia lainnya juga mengharap agar kabar kematian pucuk pimpinan ISIS tersebut benar. Seperti yang dikicaukan oleh netizen asal Amerika Serikat ini.

Diluar harapan netizen tersebut, pejabat intelijen Irak lainnya mengatakan, Rusia tidak membagi informasi apapun dengan pihak berwenang Irak untuk mengindikasikan Abu Bakr al-Baghdadi terbunuh. Irak memeriksa laporan tersebut dan akan mengumumkan kematiannya jika mendapat konfirmasi solid.

Hoshiyar Zebari, mantan Menteri Luar Negeri Irak yang sekarang menjadi penasihat senior pemerintah daerah otonomi Kurdi mengatakan, tidak ada konfirmasi kematian Abu Bakr al-Baghdadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend