Soal Pembangunan Masjid Agung Medan, Netizen: Kenapa Harus Edy Rahmayadi?

masjid agung medan

(Sumber foto: Sumut24/Harian Analisa – Analisadaily)

Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan Letjen Edy Rahmayadi menyebut soal pembangunan Masjid Agung Medan. Pembangunan masjid perlu dilakukan untuk menampung jumlah jamaah yang lebih banyak lagi, sekaligus menjadikan Masjid Agung Medan menjadi pusat kegiatan Islam serta menjadi ikon Sumut.

“Selama ini jamaah yang salat di Masjid Agung sampai keluar gedung utama. Insya Allah bila kita semua bersama bisa terwujud pembangunan Masjid Agung Medan dengan kapasitas 7 ribu jamaah,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima beritasumut.com.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan Musa Idishah menambahkan, sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan Masjid Agung Medan ini membutuhkan biaya Rp450 miliar. “Insya Allah masjid kebanggaan Sumut ini akan diresmikan proses pembangunannya pada tanggal 15 Januari 2016 dan direncanakan akan selesai dalam waktu 25 bulan,” jelas pria yang biasa disapa Dodi ini.

Dodi mengatakan, untuk mendapatkan dana sebesar Rp450 miliar sebenarnya tidak sulit bila kita semua memiliki kesamaan niat membesarkan Masjid Agung Medan. Dia menyampaikan, secara teknis bila umat muslim di Sumut sedikitnya 1 juta orang, secara bersamaan menyumbang Rp10 ribu sebulan. Maka sudah terkumpul sekitar Rp10 miliar sebulan. Bila dikalikan dengan proses pembangunan selama 25 bulan, maka bisa terkumpul Rp250 miliar. “Inilah harapannya, semoga kita semua bersama untuk membangun masjid yang rencananya menjadi kebanggaan masyarakat di Sumut,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua BKM Masjid Agung Azwir Ibnu Azis menyatakan, setiap orang dari golongan ekonomi mana pun boleh terlibat untuk berinfak. Caranya, tabunglah harian dari nilai terkecil untuk selanjutnya diserahkan tiap bulan. Apakah Rp5 ribu atau seterusnya, bisa disalurkan langsung atau pun melalui transfer bank. “Kita mengtuk pintu hati semua umat muslim agar bisa berinfak untuk Masjid Agung,” ucapnya.
Tercatat sudah ada beberapa komunitas masyarakat yang berniat memberikan dukungan bahkan dari komunitas tukang becak, sopir angkot hingga sopir bus angkutan jarak jauh lintas sumatera.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati sebuah testimony disampaikan netizen di media social terkait Edy Rahmayadi menyebut soal pembangunan Masjid Agung Medan. Netizen bernama Leriadi Napol ini kemudian menulis sebuah testimony mengenai sosok Edy Rahmayadi, dan memberinya judul “kenapa harus #EdyRahmayadi”.

“Sdh dibuktikan beliau, ingat sejak saya Mahasiswa wacana pembangunan Masjid Agung Medan untuk menjadikan islamic centre hanya sebatas kamuflase saja tidak konkrit, alhamdulillah ditahun ini Allah memberikan sosok hambanya yang berani menyatakan bertanggung untuk membangun Masjid agung Medan yang spektakuler dengan memiliki Menara masjid agung Medan tertinggi di Asia..subhanallah..ini fakta. Ini bukti nyata beliau untuk menyatukan tekad membangun sumut dimulai dari Mesjid dengan mengucapkan Bismillah. Komitmen Edy Rahmayadi komitmen membangun Sumatera Utara. ..”. Tulis Leriadi Napol nampak bersemangat.

Berikut foto netizen penulis testimoni tersebut ketika bersua dengan Ketum Pembangunan Masjid Agung Edy Rahmayadi, dan diedarkan akun facebook Bang Edy Rahmayadi:

Sebuah testimoni tentang Bang Edy

Posted by Bang Edy Rahmayadi on Monday, September 11, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend