Survei Media Sosial, Masyarakat Sumut Ingin Perubahan

Foto: Ilustrasi

Jelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018, sejumlah nama digadang-gadang akan maju sebagai kandidat Gubernur. Selain calon petahana, Tengku Erry Nuradi, nama lain yang mencuat ke permukaan adalah JR Saragih yang menjabat Bupati Simalungun, Edy Rahmayadi yang saat ini menjabat sebagai Pangkostrad dan anggota DPR RI, Effendi Simbolon.

Berdasarkan perhelatan tersebut, evello yang merupakan lembaga pemantauan media sosial melakukan survei terhadap percakapan masyarakat Sumatera Utara melalui kanal media sosial, twitter, Facebook dan Youtube. Hasilnya masyarakat Sumut ingin ada perubahan.

“Melalui perekaman terhadap percakapan masyarakat Sumatera Utara di media sosial selama periode 1-20 September 2018, masyarakat ingin ada perubahan” ujar Head of Digital Business Evello, Hasto Suprayogo pada Rabu (20/9).

Dalam perspektif digital, Hasto menyebutkan, calon petahana yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara tidak ramai diperbincangkan di media sosial, melainkan ramai menjadi topik pemberitaan media lokal. “Pemberitaan mengenai Tengku Erry di media lebih karena posisinya sebagai pejabat Gubernur Sumatera Utara” ujarnya.

Share Index Media Online Pilgub Sumut 2018

Disisi lain, pantauan di media sosial menunjukkan bahwa calon penantang lebih ramai menarik perhatian netizen asal Sumut dibandingkan petahana lanjut Hasto. Ia mencontohkan, jumlah pengguna yang berbagi informasi tentang JR Saragih dan Edy Rahmayadi lebih ramai dibandingkan Tengku Erry dan Effendi Simbolon.

Prosentase Jumlah Sharing Pengguna Facebook terhadap Calon Gubernur Sumut 2018

Dalam hal berbagi emoji suka di Facebook, terlihat kesukaan masyarakat Sumut terhadap calon penantang berlatar belakang militer cukup disukai. Edy Rahmayadi memperoleh tanda emoji suka dari pengguna Facebook 80% lebih banyak dibandingkan calon lainnya.

JR Saragih terlihat berada pada urutan kedua dengan prosentase kesukaan mencapai 15,5%, sementara calon petahana, Tengku Erry berada pada urutan ketiga dan terakhir adalah Effendi Simbolon.

Hasto juga menyebutkan bahwa kehadiran Effendi Simbolon sebagai calon yang diusung oleh PDIP tidak ramai menjadi perbincangan masyarakat Sumut. “Mungkin karena tidak terlalu serius sehingga tidak terlihat dimata netizen Sumut” ujarnya.

Prosentase Emoji Suka Pengguna Facebook Terhadap Calon Gubernur Sumatera Utara 2018

“Sementara pantauan melalui platform situs berbagi video Youtube, terlihat petahana juga tertinggal dengan penantangnya Edy Rahmayadi” lanjut Hasto. Edy mengungguli Tengku Erry dan JR Saragih selama September 2017 dalam hal jumlah ditonton oleh Youtubers. Hal ini menunjukkan bahwa Edy Rahmayadi lebih menarik dimata netizen dibandingkan calon petahana.

Ia melanjutkan bahwa isu-isu seputar keamanan, kemiskinan dan pendidikan menjadi sorotan netizen asal Sumatera Utara. “Sejumlah isu yang berhubungan dengan keamanan dan ekonomi menjadikan calon petahana berada pada posisi kurang menguntungkan” paparnya.

Perbandingan Calon Gubernur Sumut 2018 berdasarkan jumlah Views di Youtube

“Berdasarkan pantauan tersebut, kami menyimpulkan bahwa masyarakat Sumut ingin perubahan. Dari peta politik yang ada, apabila JR Saragih tidak mendapatkan rekomendasi dari partai, maka Pilgub Sumut 2018 dipastikan akan berhadapan calon petahana Tengku Erry Nuradi berhadapan dengan Edy Rahmayadi” tutup Hasto.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend