Tawuran Kembali Pecah, Netizen Sebut Warga Johar Baru Hobi Tawuran

Tawuran Antarwarga Johar Baru Jakarta Pusat – sumber foto: Istimewa

Tawuran antarwarga di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat kembali pecah. Kamis, 24 September 2015 lalu, sekitar pukul 17.45 WIB, dua kelompok warga dari RT 01 dan RT 02 terlibat tawuran dengan warga RT 03, RT 04, dan RT 06. Insiden yang berlangsung sekitar 20 menit di sepanjang Jalan Kramat Pulo Gundul menyebabkan lalu lintas terganggu dan beberapa bangunan mengalami kerusakan serta menyisakan bekas berbagai benda yang digunakan dalam tawuran.

Kepala Kepolisian Sektor Johar Baru Komisaris Wiyono membenarkan insiden tawuran antarwarga di wilayahnya tersebut. Namun, Wiyono tidak menyebut adanya alasan spesifik pemicu tawuran antar kelompok warga yang sama-sama berada dalam wilayah RW 10 tersebut.

“Mereka saling membalas, sehingga tawuran pun terjadi,” ujar Wiyono sebagaimana dikutip dari Tempo.co

Ini bukan kali pertama warga Johar Baru saling serang. Sebelumnya pada Minggu, 26 Agustus 2015 dua kelompok warga Kampung Rawa dengan Kampung Tanah Tinggi terlibat saling serang. Diduga penyebabnya saling ejek antar kelompok pemuda. Beberapa waktu sebelumnya, pada Selasa 2 Juni 2015, isiden serupa juga berlangsung di kawasan yang sama. Dua kelompok warga Johar Baru tawuran akibat cekcok soal perempuan.

Bagaimana tanggapan pubik, khususnya netizen Indonesia atas kembali terjadinya tawuran antarwarga di Johar Baru, Jakarta Pusat untuk kesekian kalinya? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 26 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 1.459 tweet yang membicarakan tentang kembali pecahnya tawuran antarwarga Johar Baru.

Netizen menyebut tawuran yang melibatkan dua kelompok warga di RW 10 tersebut menyebabkan berbagai kerusakan serta mengganggu aktifitas publik karena memacetkan jalan. Netizen mengapresiasi aparat kepolisian yang segera bertindak meredakan tawuran. Ini disampaikan netizen lewat 1.137 tweet.

Netizen sebut adanya warga pelaku tawuran yang terkena gas air mata yang ditembakkan petugas. Namun, netizen nyatakan dukungannya atas tindakan tegas polisi terhadap para pelaku tawuran tersebut. Lewat 435 tweet, netizen nyatakan dukungan ini.

Sementara itu, peristiwa tawuran antarwarga Johar Baru yang sudah berulangkali terjadi membuat netizen heran. Mereka bahkan menyebut, warga Johar Baru hobi tawuran. Karena tanpa sebab yang jelas, warga bisa tawuran. Sindiran ini dicuitkan netizen sebanyak 227 tweet.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend