Twitter Mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori Aktif Kembali, Netizen Bilang Seram

Twitter Mahasiswa UI Aksyena Aktif Kembali – sumber foto: Istimewa

Belum lekang ingatan publik akan kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Akseyna Ahad Dori pada Kamis 26 Maret 2015. Mahasiswa asal Yogyakarta yang akrab disapa Ace ini ditemukan tenggelam di Danau Kenanga, di kompleks kampus UI Depok dengan tas ransel tergantung di pundak yang penuh dengan bebatuan. Awalnya Ace diduga bunuh diri, apalagi setelah ditemukan surat di kamar kost-nya. Namun, belakangan, investigasi polisi mengarah pada dugaan pembunuhan terhadap mahasiswa program studi Biologi ini.

Kabar terbaru yang mengejutkan publik adalah aktif kembalinya akun twitter miliki Akseyna pada tanggal 11 Juli 2015. Akun @akseyna yang sudah hampir 3 bulan vakum selepas meninggalnya Ace, tiba-tiba mencuitkan pernyataan bernada ancaman. Pengguna akun tersebut, yang menyebut dirinya sebagai teman Ace berinisial R, menebar ancaman kepada pihak yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.

“SY JANJI, AKN BLS SMUA PRBUATAN KALIAN TRHDAP ACE, SY AKN BLJR MNJADI “KALIAN” &; TENTUNYA MELAKUKAN HAL SAMA DGN CRA SY SNDIRI, CAMKAN ! -R-” suit akun @akseyna

Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya langsung bergerak mencari orang yang mencuit lewat akun Twitter Akseyna Ahad Dori tersebut. Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal menyatakan “Ini bisa menjadi petunjuk baru, yang jelas tim sudah langsung bekerja mencari siapa yang mengakses akun milik Akseyna,” sebagaimana dikutip dari Tempo.co

Sementara itu, keluarga Akseyna menyatakan tidak tahu menahu soal akun anaknya yang kembali aktif di Twitter. “Saya tak paham siapa yang sebenarnya jalankan akun itu dan tujuannya untuk apa,” sebut ayah Akseyna, Kolonel (Sus) Mardoto.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas aktif kembali akun mahasiswa UI yang meninggal dunia Akseyna Ahad Dori? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 12 – 14 Juli 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 7.086 tweet membicarakan tentang penyelidikan kasus kematian Akseyna Ahad Dori.

Sebanyak 1.185 tweet membicarakan tentang aktif kembalinya aku Twitter Akseyna setelah lama vakum. Netizen menyatakan penasaran siapa orang yang menggunakan akun tersebut. Terkait dengan isi cuitan dari akun Akseyna, netizen menyebutnya sebagai tweet ancaman kepada pembunuh Ace. Sebanyak 468 tweet menyatakan hal ini.

Sementara itu, pernyataan pihak Kepolisian yang akan menggunakan cuitan akun Akseyna sebagai petunjuk untuk melacak pelaku pembunuhan mendapat sambutan dan dukungan netizen. Mereka menyatakan dukungan lewat 395 tweet.

Sedangkan ada sebanyak 285 tweet yang dicuitkan netizen yang menyatakan aktifnya kembali akun Akseyna yang sudah meninggal membuat netizen merasa seram. Hal ini mendorong netizen untuk mendesak pihak kepolisian segera menuntaskan kasus ini dan menangkap pembunuh mahasiswa UI berprestasi tersebut.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend