Warga Bukit Duri Menang Di PTUN, Ini Komentar Tajam Netizen

penggusuran

Foto; Istimewa

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta telah selesai menggelar sidang putusan terkait gugatan warga Bukit Duri terhadap surat peringatan satu (SP 1) penggusuran yang dikeluarkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan, pada Kamis 5 Januari 2017. Dalam sidang putusan ini, majelis hakim mengabulkan gugatan warga Bukit Duri.

Pada putusannya, majelis hakim meminta Kepala Satpol PP itu mencabut surat peringatan tersebut. Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebut warga Bukit Duri secara sah mendiami tanah mereka secara turun temurun.

Merujuk putusan tersebut, kuasa hukum warga, Vera Soemarwi, mengatakan Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan wajib membayar ganti rugi kepada kliennya. September lalu, Pemkot telah mengambil alih tanah itu.

Kemenangan warga Bukit Duri dalam gugatannya di PTUN pada Kamis (5/1) kemarin pun menjadi ramai diperbincangkan netizen Indonesia. Netizen ramai memberikan pendapatnya terhadap hasil putusan PTUN tersebut. Salah satu komentar cukup tajam dikeluarkan oleh Sejarahwan JJ Rizal.

Pantauan redaksi eveline, kata kunci Bukit Duri ramai diperbincangkan netizen 5.208 tweet pada periode 5-6 Januari 2016. Puncak perbincangan netizen terjadi pada pukul 22:00 WIB pada Kamis malam dengan jumlah cuitan mencapai 620 tweet.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Oktober 2016, warga Bukit Duri melayangkan gugatan ke PTUN terkait SP-1 yang dikeluarkan Kasatpol PP Jakarta Selatan. SP-1 yang menjadi objek gugatan ini berisi perintah bagi warga untuk membongkar bangunan tempat tinggalnya sendiri, dalam kurun waktu 7×24 jam setelah surat dilayangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *