Dari Bandara Soetta ke Cikarang Bayar Hampir 1 Juta, Netizen Ini Protes ke Uber

Dari Bandara Soetta ke Cikarang Bayar Hampir 1 Juta, Netizen Ini Protes ke Uber

Sumber foto: tekno liputan6 / twitter

Jasa transportasi online kembali dikeluhkan para penggunanya. Kali ini cerita itu datang dari pemilik instagram @viscanastashia. Ia bercerita pengalamannya menggunakan Uber dari terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng menuju ke Cikarang.

Saya pesan Uber dari Bandara Soekarno Hatta terminal 2F tunjuan Cikarang, biasanya saya naik grabcar tapi karena mau ngedrop saudara saya jadi naik uber karena saya tau perjalanan uber berdasarkan Kilo meter. Supir ini bernama Budi, mobil Daihatsu Xenia warna Silver. Jarak ngedrop sodara saya ke rumah saya sekitar 3km dan sejalan, tapi perjalanan uber setelah berhenti nyaris 335 km dan bisa dilihat dari titik keberangkatan bercabang 3 dan tripnya panjang, dibuat ada petir padahal sebelum naik tidak ada petir 2x lipat atau bahkan 3x lipat. Supir Budi ditanya soal ini malah jawab "kan ngedrop jadi double perjalanan, memang segitu" karena saya naik uber pukul 01.00 WIB dan tiba sekitar 03.00 WIB dini hari akhirnya saya kasih uang cash sebanyak Rp. 950.000. Saat itu juga saya lapor pihak Uber dengan meng-klik "Help" dan belum ada respon, paginya saya lapor via Twitter, dibalas dari pihak @uber_idn suruh DM email yang digunakan, sudah saya balas dan sampai saat ini belum ada kelanjutannya. Hati-hati ya semuanya, jangan sampai ini kejadian berulang ke kalian semua. 👌🏻 #indonesian Pesan moral: satu dua tiga supir driver curang, kena imbas kesemua driver uber. Berbagai macam orang ingin cepat mendapatkan uang dengan cara menipu bahkan maling demi kehidupannya, bahkan ada yang untuk menghidupi anak istri di rumah yang tidak paham betul sebenarnya, mereka hanya tahu suaminya supir uber tapi ternyata supir yang menipu banyak orang dengan FAKE GPS. Semoga berkah rezeki yang bapak Budi dapatkan, tidak menghambat rezeki bapak selanjutnya. 😊 #uberindonesia #ubercomplaint #ubercurang #uber

A post shared by Visca Anastashia (@viscanastashia) on

Lewat postingannya, wanita ini mengaku sebelumnya sering menggunakan transportasi online lainnya yakni Grab. Karena mengetahui bahwa perjalanan Uber dihitung berdasar kilometer, ia pun menggunakan jasa transportasi online tersebut.

Pemilik akun instagram @viscanastashia dibuat kaget ketika sampai ditujuan. Ia kaget begitu mengetahui jarak perjalanan yang ditempuh menjadi 335 km. Tak sampai disitu, biaya yang harus dibayarkan juga sangat mahal mencapai Rp 950 ribu.

Dengan terpaksa, akhirnya ia pengguna instagram ini membayar tunai tagihan Uber tersebut. Tak tinggal diam, ia langsung melaporkan keganjalan transaksi tersebut kepada pihak Uber.

Tak hanya lewat Instagram, wanita bernama Visca ini juga meluapkan kekesalannya lewat akun media sosial twitter. Di twitter, ia meminta pihak Uber memeriksa detail perjalanannya dari Bandara Soetta ke Cikarang yang menelan biaya hampir Rp 1 juta.

Setelah mengadukan mahalnya tarif yang harus ditanggungnya, pihak Uber mengatakan bahwa akan menindak lanjuti aduan Visca tersebut.

Masih kesal dengan tarif mahal dari Uber yang harus ditanggungnya, Visca terus berkicau di twitter. Visca berkicau menyebut kasus yang dialaminya ini ternyata juga banyak dialami oleh orang lain. Ia mendapat kabar dari orang yang men- DM dirinya, disebutkan bahwa para supir Uber sering memainkan GPS mereka. Supir Uber yang memainkan GPS ini tujuannya agar mereka mendapatkan banyak uang.

Ia pun berpesan agar pengguna jasa transportasi online lainnya untuk berhati- hati. Ada juga yang memberikan Visca saran sebelum pergi menggunakan Uber ada kalanya meng- capture harga yang tertera di apikasi sehingga tidak kaget ketika melihat harga setelah sampai di tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend