Ditjen Pajak Siap Intip Rekening, Apa Itu?

Kritisi Program Tax Amnesty, Netizen Serukan #StopBayarPajak

Foto: Ilustrasi

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) memastikan bahwa pihaknya telah memenuhi syarat untuk pertukaran informasi data perpajakan atau automatic exchange of information (AEoI).

Direktorat Jenderal Pajak, Robert Pakpahan mengatakan bahwa pihaknya telah memenuhi empat persyaratan yang diajukan dalam AEoI. Pertama, yaitu dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2017 tentang pertukaran informasi keuangan.

Kemudian, mengikuti perjanjian internasional dan sistem informasi dan teknologi (IT). Serta syarat yang lainnya mampu menjaga tata kelola dan kerahasiaan.

“Kalau nggak salah ada 4 persyaratan dari mulai regulasi di internal, kesiapan IT, kemampuan kita menjaga rahasia,” kata Robert di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Jumat (5/1/2017).

Pihaknya pun yakin telah memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam AEoI “Kita telah memenuhi syarat dalam participant AEoI,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengatakan bahwa pihaknya dapat memulai pertukaran data tersebut mulai September. Sehingga Indonesia dapat melakukan pertukaran data perpajakan antar negara yang mengikuti AEoI.

“Untuk AEoI dari luar negeri itu September, WNI kita di seluruh luar negeri di negara yang ber-AEoI dengan Indonesia kan juga ada aturan, di perbankan, financial service mereka,” ucap Hestu.

Lebih lanjut, Hestu mengatakan negara yang boleh melakukan pertukaran data tersebut termasuk Singapura. Pasalnya hal tersebut sesuai dengan perjanjian internasional.

Sebelumnya diberitakan, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) tengah merayu negara-negara yang berpotensi menjadi lokasi baru untuk tujuan penyembunyian harta dari pajak atau tax haven untuk ikut Automatic Exchange of Information (AEoI).

Kepala Subdit Direktorat Perpajakan Internasional Leli Listianawati mengatakan, imbauan tersebut ditujukan kepada negara-negara di Afrika hingga Amerika Latin.

“Pada saat pertemuan global forum, semua negara Afrika hadir untuk di-approach untuk ikut AEoI, termasuk yang sudah berkomitmen adalah Thailand dan Papua Nugini, Ekuador, Amerika Latin sudah ikut,” ujar Leli saat Media Gathering Pajak di Manado, Rabu (22/11).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend