Faisal Basri Sebut Jokowi Neolib, Netizen Ramai Bersuara

Faisal Basri Sebut Jokowi Neolib – sumber foto: Istimewa

Dalam diskusi bertajuk ‘Mekanisme Harga Baru dan Pengaruhnya Terhadap Masyarakat’ yang digelar The Habibie Center di Jalan Kemang Selatan, Jakarta, Senin 15 Juni 2015 kemarin, ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri membuat pernyataan mengejutkan bahwa Presiden Jokowi pantas disebut neolib, bahkan lebih neolib daripada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dikutip dari RMOL.com, Faisal menyatakan “Jadi tidak salah kalau begini ada yang menyebut Jokowi neolib karena menyerahkan seluruhnya ke pasar. Mungkin lebih neolib dari SBY kalau begini.”

Menurut Faisal, salah satu indikasi dirinya menyebut demikian adalah Jokowi menerapkan sepenuhnya harga jual bahan bakar minyak (BBM) dengan mengikuti mekanisme harga minyak mentah di pasaran internasional.

Lebih lanjut mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas ini menyatakan “Harga (BBM) kita ini sebetulnya cenderung turun. Dari November (2014) Rp 8.600 (per liter), Januari Rp 7.600. Premium di Jamali (Jawa, Madura, Bali) Rp 6.700, naik jadi Rp 7.800, turun lagi sejak Maret (2015) dan tidak naik-naik lagi. Ini sesuai dengan harga internasional.”

Sebelumnya, Faisal Basri juga sempat membuat heboh publik atas pernyataannya mengenai mantan Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, yang disebutnya sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas carut marutnya dunia industri bauksit Indonesia.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas pernyataan Faisal Basri terhadap Presiden Joko Widodo tersebut? Simak pantauan redaksi Eveline berikut ini.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 16 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 1.042 tweet yang membicarakan pernyataan Faisal Basri tentang Jokowi neolib lebih dari SBY. Netizen ramai me-retweet berita-berita di media online yang memuat pernyataan Faisal Basri tersebut.

Alasan Faisal Basri melontarkan pernyataan tersebut dilatarbelakangi sikap pemerintah Jokowi yang melepaskan harga BBM sesuai mekanisme pasar dibicarakan netizen sebanyak 817 tweet. Netizen cukup banyak yang menyatakan persetujuannya atas hal ini, namun tak kurang juga yang menolak.

Sebanyak 143 tweet membenarkan pernyataan Faisal Basri tentang Presiden Jokowi neolib.

***

 

Loading...

2 thoughts on “Faisal Basri Sebut Jokowi Neolib, Netizen Ramai Bersuara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend