Harga Cabai Melambung Tinggi, Pemerintah Dikritik Netizen

Harga Cabai terus Melonjak

Sumber foto: Istimewa

Harga cabai belakangan menjadi sorotan publik. Kabarnya, di beberapa daerah, harga cabai telah menembus Rp 120.000/kg. Harga ini bahkan sudah melampaui harga daging segar di pasaran. Yang mengagetkan lagi, di Samarinda harga cabai sudah menembus Rp 200.000/kg.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menyebut bahwa iklim menjadi penyebab utama naiknya harga cabai. Persoalan iklim ini pun diakui memang sulit dikendalikan. Beberapa daerah seperti Samarinda dan Balikpapan yang harga cabainya sangat tinggi dikarenakan pasokan cabai tidak banyak.

Enggar melanjutkan, meski di beberapa daerah harga cabai melambung tinggi, harga yang masih sangat terjangkau juga ditemukan di daerah lain. Contohnya saja di daerah Manado, Sulawesi Utara. Harga cabai di daerah tersebut terbilang aman dibandingkan kota yang harga cabainya sangat mahal.

Intensitas hujan yang tinggi di daerah pemasok cabai membuat jumlah panen lebih sedikit dan tak sebanyak dibandingkan dengan musim panas. Disparitas harga pun dianggap wajar karena adanya jarak distribusi yang berbeda-beda setiap kota. Ketika daerah tersebut cukup jauh dari sentra produksi maka sudah pasti ada ongkos tambahan yang dimasukan dalam harga cabai yang dijual.

Enggar menjelaskan, karena cuaca yang kurang baik untuk cabai, para petani pun kerap enggan memetik hasil produksi mereka karena hasilnya tetap saja tidak bagus. Sedangkan untuk cabai yang telah dipetik mendapatkan kesulitan dari pendistibusian, karena ketika cabai kena hujan di perjalanan, maka komoditas tersebut akan berkurang nilainya karena bisa membusuk lebih cepat.

Naiknya harga cabai pun juga menjadi sorotan tajam pengguna media sosial twitter. Pemerintah menjadi bulan- bulanan karena kondisi ini. “Harga cabai dipasar mahal bener lol.” tulis pengguna twitter dengan akun @oktorinaldo yang menertawakan naiknya harga cabai.

Pemilk akun @SuaraLawu menyebut kenaikan harga ini sangat mencekik rakyat kecil. “Pertama Kali Dalam Sejarah, Harga Cabai Tembus Rp 200 Ribu per Kg Rakyat mau di suruh makan batu ajah kayanya.”

Ada juga pengguna twitter yang menyebut bahwa pedagang di pasar selalu punya alasan untuk menaikkan harga cabai. “Pedagang selalu punya alasan untuk menaikan harga, namun mereka tak pernah mau menurunkan harga apa pun alasannya. #Hargacabai,” sebut pemilik akun twitter @wito_karyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend