Investasi Bodong di Papua Terbongkar, Netizen Desak Polisi & OJK Bertindak Tegas

Investasi bodong PT Wandermind di Papua dibongkar polisi – sumber foto: Istimewa

Adalah Goenarni Gunawan, pemilik PT Wandermind yang menawarkan jasa investasi MLM (multi level marketing) dengan iming-iming keuntungan dan berbagai bonus menggiurkan. Belakangan diketahui bisnis ini tak lebih dari money game online menggunakan skema ponzi. Ribuan orang tertipu hingga milyaran rupiah. Dalam prakteknya, Goenarni sering mengadakan seminar di hotel berbintang dan mengundang para pejabat lokal.

Bisnis penipuan ini dimulai Mei tahun 2014 lalu. Goenarni awalnya beroperasi di Timika, kemudian menyebar ke Jayapura, Keroom, Sarmi, Wamena, Manokwari, Sorong dan beberapa daerah lainnya di Papua. Goenarni juga melebarkan sayap bisnis penipuannya ke wilayah lain di luar Papua. Aksi ini akhirnya terhenti setelah polisi menangkap perempuan ini di di Mal Senayan City, Jakarta, 8 Mei 2015.

Polisi pun membawa dan menahan Goenardi di Polda Papua. Penyidik juga menyita sebuah unit apartemen di Jakarta dan 3 buah pesawat pribadi yang diduga hasil dari usaha penipuan tersebut. Hingga saat ini polisi telah memeriksa 15 orang saksi terkait penipun beromzet 2,5 juta dolla Amerika ini. Polisi menjerat perempuan keturuan Tionghoa ini dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas praktek penipuan investasi bodong berbasis skema ponzi yang marak di Papua ini? Simak rangkuman redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 27 – 30 Mei 2015. Di mana terdapat total 5.097 tweet memperbincangkan investasi bodong yang banyak beredar di dunia maya Indonesia. Sebanyak 1.166 tweet menyoroti bisnis penipuan yang dikendalikan Goenarni Gunawan di Papua. Netizen menyebut, korban investasi bodong Goenarni lebih dari 3000 orang. Hal ini dinyatakan lewat 809 tweet.

Nama PT Wandermind sebagai perusahaan yang digunakan sebagai kedok bisnis investasi MLM bodong oleh Goenarni dibahas netizen sebanyak 1.072 tweet. Setelah sang pemilik bisnis haram ini tertangkap di Jakarta, netizen menyampaikan pujian kepada pihak kepolisian atas keberhasilannya membongkar jaringan penipuan yang meresahkan ini. Sebanyak 1.728 tweet menyebut hal ini.

Netizen juga mendesak polisi tidak berhenti hanya membongkar kasus penipuan investasi bodong PT Wandermind, namun juga investasi sejenis yang marak di internet. Sebanyak 1.152 tweet menyerukan desakan ini. Selain itu, netizen juga mewanti-wanti publik untuk berhati-hati dan cermat dalam memilih model investasi binis. Netizen juga menegaskan bahwa OJK (Otoritas Jasa Keuangan) harus lebih aktif melakukan pengawasan dan penindakan terhadap binis abal-abal seperti yang dilakukan Goenarni di Papua ini. Terdapat 881 tweet menyampaikan himbauan kepada OJK.

***

Loading...

2 thoughts on “Investasi Bodong di Papua Terbongkar, Netizen Desak Polisi & OJK Bertindak Tegas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend