Kembali TKA Asal Tiongkok Tertangkap, Netizen Minta Pemerintah Tegas

Cikarang

Foto: Ilustrasi

Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap enam tenaga kerja asing (TKA). Mereka diduga TKA ilegal di Surabaya, yang semuanya diketahui berasal dari negara Cina.

Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Subdit Tipidter) IV Direktorat Rerserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi Rofiq, kepada wartawan di Surabaya, Kamis (7/9) mengatakan penangkapan enam TKA tersebut setelah melalui penyelidikan berdasarkan informasi yang dikumpulkan. “Kami membentuk tim untuk bergerak ke PT Granting Jaya di Jalan Sukolilo Nomor 100, Kenjeran, Surabaya. Kami lakukan pendataan dan ternyata benar terdapat enam TKA diduga ilegal yang dipekerjakan,” ujarnya.

Menurut dia, enam TKA tersebut kemudian diringkus Tim Polda Jatim saat sedang memasang mesin permainan di Taman Hiburan Kenjeran Surabaya, 5 September lalu, sekitar pukul 14.00 WIB. “Keenam TKA ini memang dipekerjakan untuk memasang mesin permainan di Taman Hiburan Kenjeran Surabaya,” katanya.

Rofiq menjelaskan, informasi awal yang diterima Polda Jatim, keenam TKA ini hanya mengantongi visa kunjungan ke Indonesia. Saat diperiksa di Markas Polda Jatim, lanjut Rofiq, keenamnya juga tidak dapat menunjukkan dokumen Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) maupun Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). “Mereka hanya menunjukkan visa kunjungan sementara,” ujarnya.

Sementara itu, terkait maraknya TKA asal negeri tirai bambu tersebut, netizen meminta pemerintah untuk menegakkan hukum secara tegas. Hal ini disampaikan oleh akun @m_mirah yang kecewa. “Ketentuan pidana dari badan imigrasi sdh jelas tp prakteknya ketika TKA CHINA tsb melanggar imigrasi hanya di deportasi @Aspek_Indonesia”.

Lebih jauh, Rofiq menambahkan penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim masih terus melakukan pemeriksaan terhadap keenam TKA tersebut. “Penyidik juga masih terus memeriksa sejumlah saksi. Jika mereka terbukti ilegal, para TKA ini bakal dijerat dengan dugaan pelanggaran pidana Pasal 185 jo pasal 42 ayat (1) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend