Kemenhub Tak Keluarkan Izin Pembangunan Bandara Lebak Banten, Netizen Kecewa

Polemik rencana pembangunan Bandara Lebak Banten terus bergulir. Ini tak lepas dari keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Jumat (13/11) kemarin, yang tidak memberikan izin pembangunan bandara yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Curugbitung, Kebupaten Lebak, Banten.

Padahal pihak pengembang, PT. Maja Raya Indah Semesta (MRIS) selaku mitra bisnis Lion Grup, sudah membeli dan membebaskan lahan seluas 2.000 hektar. MRIS mengaku pembebasan lahan tersebut tidak gampang karena mereka harus meyakini warga sekitar lokasi dan pemerintah daerah. Total dana yang digunakan untuk pembebasan lahan tersebut kabarnya mencapai Rp 700 miliar.

Dengan menggunakan platform  Evello Intelligent Tagging System, redaksi Eveline memantau perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 10-14 November 2015. Terdapat 2.060 tweet perbincangan tentang rencana pembangunan Bandara Lebak Banten. Sedang 1.142 tweet netizen menyebut izin pembangunan Bandara Lebak Banten tidak dikeluarkan oleh Kemenhub.

Alasan Kemenhub tidak memberikan izin pembangunan Bandara Lebak Banten karena kelaikan bandara tersebut dari segi operasional sangat kecil jika dilihat dari segi geografis. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto. Pasalnya, dia menjelaskan, akan membentur ruang udara Bandara Curug di sisi Barat, sementara di Timur Laut terdapat Bandara Soekarno-Hatta. “Kapasitasnya kecil, memang ada ruang udara tapi pergerakannya ini sangat sempit,” kata Novie seperti dikutip Republika.

Jika saja Kemenhub memberikan izin pembangunan, bisa dipastikan hal tersebut dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lebak. Kehadiran bandara internasional itu tentu berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Lebak dan dipastikan akan lepas dari ketertinggalannya. Kabupaten Lebak hingga kini masih menyandang daerah tertinggal.

Tak diberikannya izin pembangunan Bandara Lebak Banten ini membuat para netizen kecewa. Itu terlihat dari adanya 542 tweet dari pengguna twitter Indonesia yang menyatakan kekecewaannya Bandara Lebak Banten gagal beroperasi. Salah satunya akun twitter dengan username @MohArifWidarto. Isi tweetnya kurang lebih demikian “Mosok orang Banten mau naik kapal terbang mesti ke Soekarno Hatta. Sangat wajar kalau di Lebak dibuat bandara”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*