Menteri Sofyan Sebut Ada 100 Pulau Kita Sudah Dikuasai Asing, Netizen: Dikuasai Balik Dong!

Menteri Sofyan

(Sumber foto: akun twitter @IndoUNITE22/@wartapolitik)

Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR / BPN) akan kembali menata ulang seluruh pulau-pulau yang ada di Indonesia. Tujuannya agar betul-betul kepemilikan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan.

“Kita sudah ketemu dengan Bu Menteri Kelautan dan Perikanan (Susi Pudjiastuti) kita akan menata kepemilikan dan tata ruang di pulau-pulau,” kata Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil saat ditemui di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta, Rabu (11/01/2017).

Menurut Sofyan, hasil pertemuanya dengan Menteri Susi, sedikitnya ada sekitar 100 pulau pribadi yang telah berpindah tangan kepemilikannya kepada asing, padahal warga setempat harus juga mendapatkan andil dari pulau tersebut.

“Sekarang ada pulau-pulau yang 100 persen dikuasai, ini perlu didudukan kembali, karena ada hak publik di sana, maksimum 70 persen. kepentingan publik, nelayan masyarakat punya akses. Kemudian memetakan dan memberikan HPL (Hak Pengelolaan Lahan). Pulau-pulau kecil supaya pulau-pulau itu benar-benar bisa dikelola dengan baik, investasi datang tapi butuh investasi tapi hak publik juga terjamin,” paparnya.

“Ada yang dikuasai, karena izin pulau selama ini Pemda bisa memberi izin, sehingga ada pulau 10 hektare semuanya dikuasai diberikan izin. Itu enggak ada yang salah tapi bagaimana penataan yang bener. jadi nanti diberikan HPL kepada Kementerian atau Lembaga tertentu, misalnya di pulau itu ada mercusuar HPL diberikan ke Kemenhub, konservasi penyu apakah ke KKP atau lainnya, tergantung yang fit yang mana supaya ditata memberikan manfaat maksimum, supaya enggak terjadi abuse,” jelasnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 13.300 pulau diketahui selama ini belum tercatat dengan baik sebagai aset negara. Akibatnya, banyak yang diakui kepemilikannya secara pribadi oleh sejumlah orang.

Di sisi lain, masih terkait pulau-pulau di Indonesia. Masyakat kini tengah diresahkan dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Luhut Binsar Pandjaitan, yang mempersilahkan pihak asing menamai pulau yang menjadi lahan investasi miliknya.

Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen berkomentar soal Menteri Sofyan sebut ada 100 pulau kita sudah dikuasai asing. “kok didata? Dikuasai balik lg dong…”, dikicaukan @YoseAndri mencoba mengingatkan bahwa persoalan ini, adalah persoalan serius.

Selanjutnya, seorang netizen sebut soal pulau yang terdata, dan banyaknya pelabuhan dan dermaga tikus. “itu yang terdata pak, belum yang tidak terdata karena banyak pelabuhan atau dermaga tikus digunakan”, dituliskan oleh netizen dengan akun @acisonda641.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend