Nama Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Syahrini Muncul Dalam Sidang Kasus Suap Pajak

Nama Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Syahrini Muncul Dalam Sidang Kasus Suap Pajak

Sumber Foto : Istimewa

Sidang perkara kasus suap penghapusan pajak PT Eka Prima Ekspor Indonesia dengan terdakwa Rajamohanan Nair di PN Tipikor Jakarta, pada Senin (20/3/2017) memunculkan fakta baru. Dimana ada wajib pajak yang diurus oleh Hadang Soekarno.

Saat penggeledahan kamar Handang, ditemukan sebuah tas yang berisi dokumen pajak berupa surat bukti permulaan atas beberapa wajib pajak perorangan. Dua pimpinan DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon ke dalam dokumen bukti permulaan yang dipunyai Handang.

Mendengar kabar ini, netizen dimedia sosial langsung merespon dengan berbagai komentar. Bahkan di media sosial twitter, nama Fahri Hamzah muncul di tangga trending topik tanah air dengan jumlah kicauan mencapai 1,356 tweet.

Seorang netizen dengan akun @tizahade52 menuliskan “Nah, kan. Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Sebijak-bijak mulut mereka berkoar, pasti akan ada juga dosa yg terkuak. Kalau terbukti ada penyimpangan pajak dari orang2 yg disebut, huh, sungguh therlaluuuu.”

Baca : Adik Ipar Jokowi Diduga Terlibat Suap Pejabat Pajak, Netizen: Wuih Korupsi Merambah Saudara Jokowi

Netizen juga meminta agar kedua untuk diproses secara hukum, seperti yang dikicauakan oleh @RezanHayon. “dorong kpk untuk diproses hukum,biar clear. Jg sbg pembuktian,kritik2 liar kduax kpd pemerintah sejalan dgn perilaku keduanya.”

Tidak hanya kedua politisi tersebut yang namanya disebut dalam sidang kali ini. Syahrini, seorang selebritis Indonesia juga menjadi salah satu orang yang namanya ada dilembaran pajak di sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Handang.

Jaksa menduga bahwa Syahrini melakukan tindakan pidana perpajakan sehingga dilakukan investigasi bukti permulaan oleh Hadang yang menjabat sebagai Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

Netizen pun menyindir kehidupan sehari-hari pemilik nama asli Rini Fatimah Jaelani yang gemar hidup glamor. “jalan2 ke luar negeri pakai pesawat pribadi.. di jrmput pakai limosin.. ternyata oh ternyata.. km bermain pajak jg.. pantesan” tulis pemilik nama profil Dede Dedi

Sebelumnya, Rajamohan ditangkap bersama Handang ketika terjadi transaksi suap di kediaman Mohan di Springhill Golf Residence, Pademangan Timur, Jakarta Pusat. Keduanya ditangkap terkait dugaan suap sebesar Rp6 miliar untuk menghilangkan kewajiban pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia sebesar Rp78,8 miliar.

Dalam operasi tangkap tangan, KPK mengamankan uang sejumlah US$148.500 atau setara Rp1,9 miliar. Adapun suap tersebut merupakan tahap pertama dari total Rp6 miliar yang akan dibayarkan Rajamohan kepada Handang.

***

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend