Netizen Bertanya, Apakah China atau Jepang Yang Memenangi Tender Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Megaproyek kereta cepat (High Speed Railways/HSR) alias Shinkansen rute Jakarta-Bandung tengah menjadi rebutan Jepang dan China. Pejabat kedua negara tersebut kian hari kian sibuk lobi-lobi pemerintah Indonesia untuk bisa memenangkan persaingan membangun kereta api tersebut.

Redaksi Eveline mencatat, perbincangan tentang kereta cepat Jakarta-Bandung memenuhi linimasa Twitter pada periode 26 – 30 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 32.806 tweet dari pengguna twitter Indonesia bekicau tentang kereta cepat ini.

Setelah 10 Juli lalu menemui Presiden Jokowi dan menteri-menteri terkait, Penasehat atau Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang, Hiroto Izumi kembali mendatangi Jokowi di Kantor Presiden pada pukul 14.30 WIB.

Namun sebelumnya, seperti dilansir Liputan6, Hiroto didampingi tim dari JICA (Japan International Cooperation Agency), JBIC (Japan Bank for International Cooperation) dan delegasi dari Kedutaan Besar Jepang menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli di kantor Kemenko Kemaritiman pada pukul 10.30 WIB. Sebanyak 8.981 tweet berkomentar tentang tawaran kereta cepat dari Jepang tersebut.

Menteri Rizal Ramli menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia dan Jepang membahas tentang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 200 Kilometer (Km). Dengan moda transportasi tersebut, Jakarta-Bandung hanya akan memakan waktu 36 menit.

Tak mau kalah, pemerintah China optimis dapat memenangkan tender pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. China ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dengan Indonesia. Untuk membuktikan niat mereka, Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng bicara empat mata dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution selama hampir satu setengah jam pada Jumat (28/8/2015). Fokus pembahasan pada saat itu adalah proyek kereta cepat dengan rute Jakarta-Bandung.

Xie Feng optimistis terhadap proposal atau studi kelayakan (feasibility study/FS) yang sudah ditawarkan China kepada pemerintah Indonesia. Proposal tersebut, diakuinya, merupakan penawaran terbaik dari Negeri Tirai Bambu dibanding Jepang. Perbincangan tawaran kereta cepat dari China ini dikomentari netizen sebanyak 12.551 tweet.

Saking sengitnya persaingan dua negara, mereka bahkan tak segan untuk banting harga demi mendapat tender kereta cepat ini. Kedua negara yang banting harga demi mendapatkan tender kereta cepat Jakarta-Bandung ini mendapat respon netizen sebanyak 1.781 kicauan.

Masyarakat pun hanya bisa berharap pemerintah teliti dalam menentukan pemenang dalam tender ini agar tidak merugikan bagi negara kita nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend