Netizen Bicara Penolakan Pemprov NTB Soal Kerbau Impor

NTB Total Bantuan Kerbau Impor dari Kementerian Pertanian – sumber foto: Istimewa

Upaya Kementerian Pertanian untuk mengembangkan peternakan Indonesia sepertinya tidak semudah yang dibayangkan. Salah satunya terjadi di Nusa Tenggara Barat. Wilayah ini terkenal sebagai sentra pengembangan ternak, mulai dari sapi, kuda hingga kerbau. Dalam kasus hewan ternak terakhir, Kementerian Pertanian bermaksud mengembangkan peternakan kerbau di sana.

Sebelumnya, Pemkab Sumbawa sempat mengajukan permintaan untuk mendatangkan kerbau dari luar wilayah. Kementerian Pertanian menanggapinya dengan mendatangkan kerbau impor. Namun, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak bantuan ini. Alasannya, kerbau asli NTB jauh lebih bagus kualitasnya, juga kerbau impor rawan membawa penyakit berbahaya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Nusa Tenggara Barat Budi Septiani sebagaimana dikutip dari Antaranews.com menyebut “Kerbau daerah kita lebih lebih bagus, kami tidak ingin ada kerbau luar membawa penyakit. Daerah kita ini kan bebas penyakit kerbau.”

Dia menambahkan, ketika Menteri Pertanian Amran Sulaiman berkunjung ke Nusa Tenggara Barat pada 19 juni 2015, pihaknya sempat mengajukan usulan agar dana yang dialokasikan untuk pengadaan kerbau impor dialihkan ke pengembangan kerbau lokal Sumbawa. Tujuannya untuk mengembalikan kualitas ternak lokal yang dulu sempat tenar bahkan hingga ke manca negara.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas penolakan bantuan kerbau impor dari Kementerian Pertanian? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 22 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 1.458 tweet membicarakan penolakan Pemprov Nusa Tenggara Barat atas bantuan kerbau impor dari Kementerian Pertanian.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 753 tweet dicuitkan netizen yang menyebut kekhawatiran masuknya penyakit dari kerbau impor menjadi alasan utama penolakan ini. Sementara, alasan lainnya berupa keyakinan bahwa kualitas kerbau lokal Sumbawa lebih bagus daripada kerbau impor mendapat sorotan netizen sebanyak 386 tweet.

Secara khusus, netizen mendukung keinginan Pemprov NTB supaya bantuan dari Kementerian Pertanian lebih diarahkan pada pengembangan kerbau lokal daripada mendatangkan kerbau impor. Sebanyak 377 tweet menyatakan dukungan atas hal ini.

***

One thought on “Netizen Bicara Penolakan Pemprov NTB Soal Kerbau Impor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend