Netizen Dukung Kritik Rizal Ramli Terhadap PT Freeport Indonesia

Kritik Rizal Ramli Terhadap PT Freeport Indonesia – sumber foto: Istimewa

Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli kembali jadi sorotan publik. Setelah sebelumnya Rizal berkomentar keras soal mafia listrik, pembelian pesawat oleh Garuda, korupsi di PT Pelindo II, hingga saling kritik dengan Wapres Jusuf Kalla, kini Menko Maritim pengganti Indroyono Soesilo tersebut mengkritisi PT Freeport Indonesia.

Perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat ini disebut Rizal membuang limbah tambang berbahaya seenaknya ke sungai di sekitar area penambangan. “Limbah yang diaduk dengan merkuri itu dibuang begitu saja di sungai. Ikannya mati, penduduk menderita. Kalau mereka ikut good governance, enggak ada susahnya itu memproses limbah itu,” ujar Rizal sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Lebih lanjut doktor ekonomi lulusan Boston University ini mengkritik indikasi praktek suap yang dilakukan Freeport terhadap pejabat lokal. “Daripada bersihkan limbah, mending sogok aja pejabatnya. Daripada bayar royalti, mending lobi aja pejabatnya,” sindir Rizal.

Lebih lanjut, pria yang juga pernah menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid ini mengkritik pejabat Kementerian ESDM yang terkesan memaksakan diri renegosiasi kontrak karya dengan Freeport. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 3 menteri mengunjungi Freeport, 19 September 2015 kemarin.

Juru bicara PT Freeport Indonesia (PTFI), Riza Pratama, membantah tudingan Rizal Ramli yang mengatakan Freeport tidak memberi faedah besar bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Jumlah tenaga kerja Freeport Indonesia mencapai sekitar 30.000 orang, yang lebih dari 95 persennya warga Indonesia.

“Sebagai kontraktor Pemerintah Indonesia, kegiatan operasional kami dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” sebagaimana dikutip dari Tempo.co

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia tentang kritik Rizal Ramli terhadap Freeport Indonesia? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 8 – 9 Oktober 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Sebanyak 1.926 tweet membicarakan tentang kritik Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli terhadap Freeport Indonesia. Mayoritas netizen Indonesia sepakat dengan kritik Rizal Ramli bahwa keberadaan Freeport merugikan Indonesia.

Netizen menyoroti pernyataan Rizal mengenai gampangnya pejabat Indonesia dilobi Freeport sehingga berbagai praktek pelanggaran hukum, seperti pembuangan limbah tambang berbahaya marak terjadi. Hal ini disebut netizen lewat 375 tweet.

Sementara itu, sebanyak 301 tweet menyebut Rizal Ramli menganggap PT Freeport Indonesia rakus dan tidak memikirkan kepentingan bangsa Indonesia.

***

Loading...

One thought on “Netizen Dukung Kritik Rizal Ramli Terhadap PT Freeport Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend