Netizen Indonesia Mengeluh Harga Beras Terus Naik

Harga Beras Naik  – sumber foto: Istimewa

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan, harga beras kualitas medium cenderung naik secara nasional. Data sebulan terakhir mencatat pada Rabu 26 Agustus 2015, harga beras medium mencapai Rp 10.163 per kilogram.  Sementara, pada Jumat 25 September 2015 harga beras medium rata-rata nasional mencapai Rp 10.283 per kilogram. Sementara, titik harga normal beras medium yang ditetapkan pemerintah adalah Rp 8.500 per kilogram.

Sebagai contoh, di Pasar Larangan, Sidoarjo Jawa Timur, harga beras termurah dengan kualitas medium mencapai Rp 10.250 per kilogram. Ini naik dari pekan sebelumnya di kisaran angka Rp 8.500 hingga Rp 9.000 per kilogram. Hal serupa terjadi di Tegal, Jawa Tengah, di mana harga beras C4 di tingkat pasar induk atau grosir naik dari Rp 8.500 hingga Rp 8.700 per kilogram. menjadi Rp 8.900 hingga Rp 9.400 per kilogram.

Banyak pedagang menyebut kenaikan harga ini disebabkan kurangnya pasokan beras dari petani. Salah satu penyebab kurangnya pasokan adalah gagalnya panen padi di berbagai wilayah sentra pertanian padi karena musim kering yang berkepanjangan.

Bagaimana tanggapan pubik, khususnya netizen Indonesia atas terus naiknya harga beras di pasaran? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 24 – 26 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 2.113 tweet yang membicarakan tentang kenaikan harga beras di berbagai wilayah Indonesia.

Netizen mulai mengeluhkan kenaikan harga beras ini. Mereka menyebut selain memberatkan pengeluaran sehari-hari, netizen nyatakan khawatir kenaikan harga beras akan berimbas pada kenaikan harga barang-barang kebutuhan lain. Hal ini dinyatakan lewat 696 tweet.

Sementara itu, sebanyak 393 tweet dicuitkan netizen yang menyatakan ungkapan satir, untuk menghemat beras, sebaiknya tidak udah makan nasi. Netizen menyebut ini untuk menyindir pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian yang sebelumnya percaya diri menyebut Indonesia akan swasembada pangan, khususnya beras. Alih-alih harga beras semakin naik beberapa waktu belakangan ini.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend