Netizen Nyatakan Khawatir, Rupiah Tembus 14.700 per USD

Rupiah Tembus 14.700/USD – sumber foto: Istimewa

Upaya jajaran pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia, khususnya di bidang keuangan nampaknya belum membuahkan hasil. Jika sebelumnya pada 7 September 2015 lalu nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat mencapai 14.200, kini rupiah kembali terperosok lebih dalam mencaai 14.700/USD.

Dikutip dari Metrotvnews.com, pada Rabu, 23 September 2015, rupiah dibuka melemah di posisi Rp14.597 per USD. Dalam perdagangan hari tersebut, rupiah semakin melemah sebesar 88 poin atau setara 0,60 persen ke posisi Rp14.640 per USD.

Analis keuangan Samuel Sekuritas menyebut pelemahan rupiah ini disebabkan pemerintah memangkas proyeksi pertumbuhan, serta ADB memangkas proyeksi pertumbuhan Indonesia menjadi hanya 4,9 persen YoY dan 5,4 persen YoY sampai 2016.

“Rupiah merespons dengan pelemahan hingga melewati Rp14.500 per USD walaupun sebagian besar faktor berasal dari penguatan dolar AS di pasar global,” ungkap laporan tersebut.

Bagaimana tanggapan pubik, khususnya netizen Indonesia atas anjloknya nilai tukar rupiah yang menembus 14.700/USD? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 23 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 3.033 tweet yang membicarakan tentang semakin melemahnya rupiah hingga menembus angka 14.700 per dollar Amerika Serikat.

Netizen menyebut, tembusnya nilai tukar rupiah hingga angka 14.700/USD ini merupakan hal yang sangat buruk. Melalui 673 tweet, netizen mempertanyakan kinerja tim ekonomi pemerintahan Presiden Jokowi. Sementara itu, sebanyak 473 tweet menyatakan kekhawatiran dampak anjloknya nilai tukar rupiah dengan kenaikan harga barang kebutuhan dan ancaman PHK.

***

One thought on “Netizen Nyatakan Khawatir, Rupiah Tembus 14.700 per USD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend