Netizen Ramai Kritik Keong Sawah Mentan Amran Sulaiman

Pamer Ekspor Kambing dan Babi Didepan Jokowi, Mentan Ditertawakan Netizen

Foto: Ilustrasi

Netizen Indonesia mendadak ramai memperbincangkan keong sawah. Bahkan frasa tersebut sempat bertengger pada jajaran trending topik twitter Indonesia.

Hal ini tak lepas dari pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang, Senin (4/12). Dilansir dari aktual.co, Amran Sulaiman menyarankan masyarakat bisa beralih konsumsi ke komoditas lain yang proteinnya hampir sama seperti daging.

“Seperti tutut (jenis keong sawah) itu protein lebih bagus dari daging,” kata Amran di Cipinang. Tutut kata Amran adalah keong sawah atau sejenis siput air yang mudah dijumpai di perairan tawar seperti sawah, aliran parit dan danau.

Amran melanjutkan, tutut memiliki protein yang tinggi namun menyehatkan. Maksudnya, ketika ada seorang yang memiliki tekanan darah tinggi, masih bisa mengkonsumsi tutut yang proteinnya tinggi.

Pernyataan ini kemudian laris manis menjadi perbincangan netizen Indonesia. Banyak komentar disampaikan dengan nada miring atas saran Menteri Pertanian tersebut.

Netizen juga tidak jarang meminta agar Menteri Pertanian memberikan contoh bagaimana mengkonsumsi keong sawah.

Seperti diketahui, Tutut adalah jenis keong atau siput kecil yang hidup di air tawar pada lokasi dangkal ditumbuhi pepohonan dan cenderung berlumpur yang mudah dijumpai pada area persawahan, Tepi sungai atau danau.

Dilansir dari halosehat.com, keong sawah memiliki sejumlah kandungan. Diantaranya vitamin A, B3 (niacin) dan B12 (asam folat) serta vitamin E, lemak essensial yang terdiri atas asam linolenat dan linoleat, Mengandung asam omega 3,6 dan 9, mineral kalsium, Mengandung protein berkisar 16 sampai 50 % sesuai dengan kondisi ukuran tubuhnya dan karbohidrat tetapi rendah kolesterol. 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend