Netizen Saling Serang Soal Rumah DP 0 Persen, Tanda Pilgub DKI Belum Usai

Anies- Sandi Unggul Dalam Berbagai Pilgub DKI di Twitter

Foto: Ilustrasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memulai pembangunan hunian dengan uang muka nol rupiah pada awal 2018.

“Rencananya, ‘ground breaking’ atau pencanangan pembangunan hunian DP nol rupiah itu akan dilakukan pada awal tahun depan,” kata Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut Sandi, tahap pertama pembangunan hunian dengan uang muka nol rupiah tersebut akan dilakukan di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

“Oleh karena itu, kami terus mendorong BUMD PD Pembangunan Sarana Jaya supaya bisa segera ground breaking. Kami akan fasilitasi kemudahan perizinan yang sekarang ini sedang diproses,” ujar Sandiaga.

Di media sosial, khususnya twitter, rencana pembangunan hunian dengan uang muka 0 rupiah ramai dijadikan ajang saling serang. Pendukung Anies-Sandi pada Pilgub 2017 lalu terlihat mendukung dan membela kebijakan tersebut. Sementara netizen pendukung Ahok-Djarot terlihat berseberangan dan cenderung menyerang.

“adi bukan rumah, ya? Rumah DP 0 rupiah itu berupa Rusun yang usianya sudah lebih dari 20 tahun. Mantap, yang pening ada bonus SORGA.” ujar @yusuf_dumdum menyerang kebijakan hunian DP 0 rupiah yang diusung Anies-Sandi.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh netizen lainnya. “Owhh.. Rumah dp 0 it berbentuk rusun yah ternyata.. Hahaha Ada yah rumah berbentuk rusun ?? Klau rumah yah rumah nama ny klau rusun yah rusun aj nama ny setahu saya.. Tp yah sudahlah nama ny jg gubernur apa aj di pintar nipu dn bersilat lidah.. Hahaha” ujar @erydonny.

Sementara netizen lainnya yang mendukung Anies-Sandi terlihat ramai membela kebijakan tersebut.

Ditempat terpisah, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menuturkan pihaknya siap melaksanakan pembangunan hunian DP nol rupiah tersebut. “Sebagai BUMD, tentu saja kami harus siap mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam rangka menyediakan hunian bagi masyarakat menengah ke bawah,” tutur Yoory.

Menurutnya, hunian dengan DP nol rupiah itu nantinya akan dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare dengan dua menara (tower)yang terdiri dari 700 unit hunian. “Hunian itu akan memiliki dua towerdengan total keseluruhan sekitar 700 unit. Kami akan terus upayakan supaya Januari 2018 sudah bisa dimulai pembangunannya,” ungkap Yoory.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend