Pertimbangkan Impor Gas Singapura, Netizen Kritik Pemerintah

Pertimbangkan Impor Gas Singapura, Netizen Kritik Pemerintah

Sumber foto: tempo / enciety.co

PT PLN (Persero) mendapat undangan dari Menko Kemaritiman, Luhut Pandjaitan untuk membahas rencana kerja sama dengan perusahaan asal Singapura, Keppel Offshore and Marine. Pertemuan dilakukan di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (5/9).

Dikutip dari Detik, Luhut membuka peluang jual-beli LNG dan penggunaan infrastruktur gas Singapura. Menurutnya, bisa saja pasokan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) Singapura lebih murah dibanding gas lokal dari Indonesia Timur.

“Mereka mungkin swap dengan LNG kita, kita lihat cost-nya, kalau memang lebih murah kita pertimbangkan. Kalau kita bawa LNG kita dari Indonesia Timur ke sini kan bisa lebih mahal,” kata Luhut.

Berdasarkan hasil rapat, Luhut mengatakan bahwa ada peluang efisiensi dari kerja sama dengan Singapura ini. Mantan Menkopolhukam ini menyebut kerja sama dengan Singapura dapat mendorong produsen gas dan pemilik infrastruktur gas di dalam negeri untuk lebih efisien.

Sayangnya rencana kerja sama antara pemerintah dan Singapura ini tak mendapat respon yang baik dari para pengguna media sosial twitter. Pengguna twitter mengkritik kebijakan pemerintah tersebut.

“Singapura nggak punya sumber gas kenapa indonesia gak bisa bikin murah kan sumber nya banyak,” tulis pengguna twitter dengan akun @pradoposri3 yang menyebut Singapura tak mempunyai sumber gas.

Berbeda dengan kicauan akun @bestina11 yang mempertanyakan langkah pemerintah. “Pak, apa yang salah dengan sumber gas kita.. Kok ga dieksplorasi dengan maksimal….kok harus inpor ya pak dari singapura.. Mereka udah kaya.”

Ada juga pengguna twitter yang merasa aneh dengan harga gas Indonesia yang ternyata lebih mahal dibandingkan Singapura. “….. Pertanyaannya kok bisa…? Berarti manajemen pengelolaan gas kita tdk beres hingga timbul biaya operasional yg tdk wajar…!!!” kritik akun @hudattamini.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend