Rizal Ramli Bongkar Beton Pelindo II, Netizen Ramai Mendukung

Rizal Ramli Bongkar Beton Pelindo II – sumber foto: Istimewa

Gebrakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, terus berlangsung. Kali ini terkait dengan kasus lambatnya dwelling time (waktu bongkar) di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya pada pertemuan koordinasi dengan berbagai instansi, Rizal Ramli meyebut salah satu penyebab lamanya peti kemas keluar dari pelabuhan adalah kondisi bahwa dua badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Pelindo II dan PT KAI, selalu berselisih. Di mana, Pelindo II, menurut Rizal, menolak adanya jalur kereta api masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok, yang membuat kontainer tak bisa segera cepat keluar.

“Dari dulu berantem antara Pelindo II dan PT KAI. Pelindo enggak mau ada jalur kereta api barang masuk pelabuhan, mungkin karena nanti bisnisnya akan berkurang. Oleh karena itu, kami mau tegas, kalau ada yang nolak, kita ‘kepret’. Enggak tahu itu siapa, tetapi, esensinya, harus ada jalur kereta api barang ke pelabuhan,” ujar Rizal pada Selasa, 25 Agustus 2015 lalu sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Ancaman Rizal Ramli ternyata bukan omong besar semata. Pada Selasa, 10 September 2015 lalu, Menko Bidang Kemaritiman ini mendatangi pelabuhan Tanjung Priok. Disertai Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Deputi Kemenko Kemaritiman Agung Kuswandono, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wahyu Hidayat dan anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, Rizal membongkar beton tempat penumpukan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok milik Pelindo II yang menutupi jalu kereta api milik PT KAI.

Sambil menggunakan mesin bor tangan, Menko Bidang Kemaritiman ini menyebut keberadaan beton membuat kereta api tidak bisa masuk ke kawasan pelabuhan. Padahal, keberadaan kereta api bisa mempercepat dwelling time di Tanjung Priok.

“Akibat ini, kereta barang tidak bisa masuk (ke pelabuhan),” tegas Rizal sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Yang menarik adalah, saat kunjungan Rizal Ramli, tidak Nampak Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino yang selama ini ramai dibicarakan terkait kasus korupsi di perusahaan BUMN yang dipimpinnya. Menanggapi ketidakhadiran boss Pelindo II yang merupakan pengelola Pelabuhan Tanjung Priok, Rizal dengan santai menanggapi, “Saya enggak tahu (Lino tidak ada), enggak penting amat gitu lho. Ini yang perintahkan Menko membangun jalur kereta api.”

Namun tidak semua pihak senang dengan langkah yang diambil Rizal Ramli ini. Salah satunya adalah Staf Ahli Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) Sofjan Wanandi. Menurut Sofjan yang juga pengusaha Grup Gemala ini, langkah Rizal terlalu banyak show.

“Selama itu dikoordinasikan dan itu putusan bersama saya pikir sih oke-oke saja. Saya tidak melihat itu sesuatu yang kalau sudah dikoordinasikan yah,” kata Sofjan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat 11 September 2015 sebagaimana dikutip dari Okezone.com

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas langkah Rizal Ramli membongkar beton Pelindo II yang menutupi jalur kereta api? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 10 – 12 September 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 3.085 tweet yang membicarakan tentang langkah Rizal Ramli membongkar beton tempat penyimpanan peti kemas PT Pelindo II di pelabuhan Tanjung Priok yang menutupi jalur kereta api milik PT KAI.

Lewat 2.724 tweet, netizen menyatakan dukungan atas tindakan Menko Bidang Kemaritiman tersebut. Hal ini menurut netizen karena dengan adanya kereta api masuk ke pelabuhan Tanjung Priok, kendala transportasi yang membuat dwelling time bisa dikurangi secara signifikan.

Terkait dengan ketidakhadiran Dirut Pelindo II, RJ Lino saat pembongkaran beton, netizen menyatakan setuju dengan komentar Rizal Ramli bahwa RJ Lino tidak penting untuk hadir dalam acara tersebut. Lewat 833 tweet, netizen mengamini hal tersebut.

Sementara itu, soal komentar Sofjan Wanandi bahwa Rizal Ramli terlalu banyak show dengan tindakannya membongar beton PT Pelindo II di pelabuhan Tanjung Priok, netizen nyatakan tidak sepakat. Lewat 708 tweet netizen menyatakan ketidaksepahaman dengan pernyataan ekonom CSIS ini.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend